Jika Liga Inggris Dihentikan, Seharusnya Tidak Ada Tim Terdegradasi

Kompas.com - 19/04/2020, 11:30 WIB
Virgil van Dijk menyundul bola pada pertandingan Liverpool vs Brighton & Hove Albion dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Anfield, 30 November 2019. AFP/PAUL ELLISVirgil van Dijk menyundul bola pada pertandingan Liverpool vs Brighton & Hove Albion dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Anfield, 30 November 2019.

KOMPAS.com - Pemilik Brighton & Hove Albion, Tony Bloom, menilai seharusnya tidak ada tim yang terdegradasi jika pada akhirnya Liga Inggris terpaksa dihentikan.

Pada Jumat (17/4/2020) waktu setempat, 20 tim Liga Inggris mengadakan rapat melalui video conference untuk membahas kelanjutan kompetisi.

Namun, rapat tersebut menemui jalan buntu karena belum bisa menentukan kapan kompetisi akan dilanjutkan kembali.

Sejauh ini, 8 Juni 2020 dianggap menjadi waktu terbaik untuk melanjutkan Liga Inggris yang menyisakan 92 laga lagi.

Dikutip dari situs BBC Sport, saat ini terdapat opsi menghitung perolehan poin per laga dari setiap tim untuk menentukan klasemen akhir jika nantinya kompetisi tidak dilanjutkan.

Jika opsi itu diambil, tiga tim penghuni zona degradasi Liga Inggris tidak berubah yakni Bournemouth, Aston Villa dan Norwich City.

Baca juga: 1 Hari 4 Laga di Stadion Wembley Jadi Opsi Lanjutkan Liga Inggris?

Opsi tersebut bisa diambil jika 14 dari 20 tim setuju. Menanggapi hal ini, Bloom menilai tidak adil dan mengaku akan voting tidak setuju.

Menurutnya, semua tim di papan bawah masih memiliki peluang untuk bertahan di Liga Inggris karena masih memiliki 9 hingga 10 pertandingan.

Adapun Brighton saat ini menempati peringkat 15 atau dua tingkat di atas zona degradasi dengan koleksi 29 poin.

"Sulit untuk menurunkan tim Liga Inggris jika musim ini tidak dilanjutkan," kata Bloom dikutip dari situs BBC Sport.

Halaman:


Sumber BBC Sport
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X