Stok Darah PMI Menipis, Suporter Arsenal Indonesia Gelar Aksi Donor Darah

Kompas.com - 04/04/2020, 18:30 WIB
Komite Nasional Donor Darah AIS, Eddi Brokoli saat ditemui di Bandung, Sabtu (4/4/2020). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIKomite Nasional Donor Darah AIS, Eddi Brokoli saat ditemui di Bandung, Sabtu (4/4/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com - Kebutuhan stok darah di Palang Merah Indonesia ( PMI) mulai menipis akibat menyusutnya pendonor di tengah pandemi virus corona.

Menyikapi situasi itu, Arsenal Indonesia Supporters (AIS) akan menggelar aksi donor darah.

Kegiatan itu akan digelar serentak di 50 kota pada 11 April 2020 mendatang.

Baca juga: Latihan Online Persib Bandung U16 Terinspirasi dari Tottenham Hotspur

 

Komite Nasional Donor Darah AIS, Eddi Brokoli mengatakan, AIS memang rutin menggelar aksi donor darah sejak tahun 2015 lalu.

Namun, agenda tahun ini memiliki tantangan besar mengingat acara digelar saat virus corona sedang merebak.

"Dari data yang saya terima, penurunan stok darah selama pandemi Covid-19 mencapai 70 persen lebih rendah dibandingkan dengan bulan Ramadan," kata Eddi di Bandung, Sabtu (4/3/2020).

Menurut Eddi, kelangkaan stok darah di tengah pandemi tetap perlu disikapi serius mengingat banyak orang yang bergantung pada transfusi darah, seperti pasien thalasemia.

"Anjuran pemerintah untuk waspada dengan Covid-19 itu penting, namun kebutuhan darah dengan masyarakat mendonorkan darah itu juga suatu hal yang penting demi mempertahankan nyawa orang lain," ujar pria berambut kribo itu.

Mengingat adanya imbauan social distancing atau physical distancing dari pemerintah, Eddi mengatakan acara tahun ini tak akan digelar di tempat terbuka.

"Kami akan mengadakan di Unit Donor Darah (UDD) PMI kota masing-masing. Kalau sebelumya kami bisa mengadakan di store Eiger, atau ball room hotel atau tempat umum lainnya, sekarang tidak," ucap Eddi.

Pendonor, kata Eddi, tidak perlu khawatir untuk mendonorkan darahnya di tengah pandemi ini.

Baca juga: Andrey Arshavin: Mesut Oezil Tak Punya Masa Depan di Arsenal

 

Sebab, PMI sudah memiliki protokol dan Standar Oprasional Prosedur (SOP) untuk melakukan donor di tengah pandemi.

"Kami menjamin dengan PMI ini, anggota AIS dan masyarakat yang akan donor aman, dengan SOP yang diberlakukan."

"Kami harap bisa mengajak masyarakat yang sudah biasa melakukan donor untuk kembali donor karena prosedur donor di tengah pandemi itu aman. Terlebih sebentar lagi menghadapi bulan puasa yang juga sering terjadi krisi darah."

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X