Kompas.com - 01/04/2020, 07:20 WIB
Pemain Persela Lamongan Ahmad Birrul Walidain dan pemain PSIS Semarang Hari Nur Yulianto mengejar bola pada pekan kedua Liga 1 2020 yang berakhir dengan skor 2-3 di Stadion Surajaya Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (07/03/2020) sore. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUPemain Persela Lamongan Ahmad Birrul Walidain dan pemain PSIS Semarang Hari Nur Yulianto mengejar bola pada pekan kedua Liga 1 2020 yang berakhir dengan skor 2-3 di Stadion Surajaya Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (07/03/2020) sore.


LAMONGAN, KOMPAS.com - Menindaklanjuti surat keputusan PSSI, Persela Lamongan akhirnya mengikuti tm-tim lain untuk memperpanjang masa libur hingga 29 Mei 2020.

Berbeda dengan libur sebelumnya, kali ini tim pelatih Persela membebaskan pemainnya dari latihan online.

Tim pelatih tidak mencemaskan kebugaran-kebugaran pemainnya.

Baca juga: Kedatangan 2 Pemain Asing, Pelatih Persela Ingin Kuasai Lapangan Tengah

Mereka yakin Eky Taufik dkk dapat menjaga kondisi tubuh masing-masing secara mandiri.

Pasalnya, mereka yakin para pemain tetap profesional dan akan menjaga kebugaran fisik mereka masing-masing.

“Semua pemain lokal dipulangkan ke rumahnya masing-masing. Diberikan PR untuk menjaga kondisi di rumah sendiri-sendiri," ujar asisten pelatih Didik Ludianto.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sebagai seorang profesional, mereka harus bisa menjaga makan, jaga istirahat, dan jaga kondisi fisiknya,” kata Didik melanjutkan.

Keputusan Persela tidak memberikan tugas di rumah karena libur pemain terlalu panjang.

Dengan demikian, ketika diberikan tugas pun tidak akan berjalan dengan efektif.

Maka tim pelatih memercayakan sepenuhnya kepada pemain untuk menjaga kondisi tubuh masing-masing.

Didik Ludianto yakin semua pemain sudah memiliki kesadaran diri masing-masing dan akan kembali siap saat berkumpul kembali nanti.

“Kalau libur satu pekan mungkin saya bisa menekan, lagipula kemarin dapat instruksi dari head coach."

"Kalau libur lama, kami hanya bisa menyarankan jaga kondisi di rumah. Kalau sewaktu-waktu dapat informasi, pemain tidak akan kaget. Saya yakin anak-anak profesional,” tutur Didik.

Didik Ludianto yakin semua pemainnya mampu menjawab kepercayaan dari tim pelatih meskipun tanpa pengawasan.

 

Baca juga: Kedatangan 2 Pemain Asing Baru, Nilmaizar Bahas Formasi Persela

Terlebih, jiwa profesionalisme selalu diembuskan setiap Laskar Joko Tingkir berlatih.

“Sudah saya edukasi minimal di grup (Whatsapp), seorang profesional dilahirkan untuk menjawab sebuah tantangan," ucap Didik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.