Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pelatih Sebut RB Leipzig Belum Cukup Layak untuk Juara Bundesliga

Kompas.com - 03/01/2020, 20:00 WIB
Farahdilla Puspa,
Nugyasa Laksamana

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pelatih RB Leipzig, Julian Nagelsmann, mengatakan timnya belum cukup baik untuk bisa meraih gelar juara Bundesliga kendati berstatus sebagai juara paruh musim.

Hingga pekan ke-17, Leipzig sukses mempertahankan posisinya di puncak klasemen Bundesliga, kasta tertinggi Jerman, dengan koleksi 37 poin dari 17 laga dengan rincian 11 kemenangan, empat kali imbang, dan dua kekalahan.

Kendati memimpin klasemen pada pertengahan musim, Leipzig masih harus bersaing ketat dengan Borussia Monchengladbach yang membayang-bayangi di peringkat kedua dengan selisih dua poin.

Baca juga: Pelatih Bayern Muenchen Sebut RB Leipzig Potensi Juara Bundesliga

Leipzig dinilai juga bakal mendapat ancaman dari sang juara bertahan, Bayern Muenchen, yang berada di posisi ketiga dengan raihan 33 poin.

Begitu juga dengan Borussia Dortmund dan Schalke yang hanya terpaut tujuh poin dari Leipzig.

Nagelsmann bersikeras masih ada banyak hal dan pekerjaan yang harus dilakukan oleh tim untuk mengamankan posisinya di puncak klasemen hingga akhir musim.

"Kami harus berkembang menjadi lebih baik. Masih ada banyak hal yang perlu dilakukan sampai akhir musim ini," kata Nagelsmann yang dikutip dari Sportskeeda.

"Saat ini, kami tidak cukup baik untuk menjadi juara Bundesliga," ujar dia menambahkan.

Menurutnya, ada satu hal yang benar-benar menjadi PR bagi Leipzig saat ini, yaitu mempelajari kemajuan para pesaing gelar Bundesliga dari rekor pertemuan.

Leipzig berhasil mengalahkan Monchengladbach pada minggu ketiga musim ini pada hari Sabtu (31/8/2019) dengan skor 3-1 dan bermain imbang 1-1 dengan Bayern pada minggu berikutnya.

Meski sudah meraih hasil yang cukup baik saat melawan kedua tim tersebut, Leipzig menelan kekalahan kandang dari Schalke pada bulan September lalu dengan skor 1-3.

Baca juga: Menengok Duel Lini Depan Tim Bundesliga Usai Haaland Gabung Dortmund

Sebelum jeda akhir tahun, Leipzig juga meraih hasil imbang 3-3 saat melawan Borussia Dortmund pada bulan Desember lalu.

Melihat hasil tersebut, pelatih termuda sepanjang sejarah Bundesliga itu menegaskan timnya masih harus memperbaiki permainan untuk bisa mengalahkan tim besar seperti Bayern Muenchen dan Borussia Dortmund.

"Kami selalu berbicara mengenai kelemahan tim seperti Bayern Muenchen dan Borussia Dortmund," kata Nagelsmann.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Liga 1 2024-2025 Tanpa Championship Series, Pelatih Persib Sebut Lebih Adil

Liga 1 2024-2025 Tanpa Championship Series, Pelatih Persib Sebut Lebih Adil

Liga Indonesia
Euro 2024: Inggris Tanpa Energi, Eksperimen Alexander-Arnold Disorot

Euro 2024: Inggris Tanpa Energi, Eksperimen Alexander-Arnold Disorot

Internasional
Turkiye Vs Portugal, Ambisi Pemain Tertua di Sepanjang Sejarah Euro

Turkiye Vs Portugal, Ambisi Pemain Tertua di Sepanjang Sejarah Euro

Internasional
Evan Dimas Gabung Persik, Macan Putih Harapkan Suntikan Pengalaman

Evan Dimas Gabung Persik, Macan Putih Harapkan Suntikan Pengalaman

Liga Indonesia
Chile Vs Argentina: Rumput Jadi Sorotan, Kenangan Messi Pensiun

Chile Vs Argentina: Rumput Jadi Sorotan, Kenangan Messi Pensiun

Internasional
Siaran Langsung dan Link Streaming Euro 2024 Malam Ini, Turkiye Vs Portugal

Siaran Langsung dan Link Streaming Euro 2024 Malam Ini, Turkiye Vs Portugal

Internasional
Persib dan Tantangan Musim 2024-2025, Pelapis untuk David da Silva

Persib dan Tantangan Musim 2024-2025, Pelapis untuk David da Silva

Liga Indonesia
Argentina Telat Masuk Lapangan di Copa America 2024, Messi dkk Terancam Sanksi

Argentina Telat Masuk Lapangan di Copa America 2024, Messi dkk Terancam Sanksi

Internasional
Turkiye Vs Portugal: Aroma Derbi Milan, Saat Leao Sebut Calhanoglu Ancaman...

Turkiye Vs Portugal: Aroma Derbi Milan, Saat Leao Sebut Calhanoglu Ancaman...

Internasional
AC Milan Bantu Dongkrak Popularitas Serie A di Amerika Serikat

AC Milan Bantu Dongkrak Popularitas Serie A di Amerika Serikat

Liga Italia
Turkiye Vs Portugal: Rencana Montella, Peluru Arda Gueler

Turkiye Vs Portugal: Rencana Montella, Peluru Arda Gueler

Internasional
Timnas U16 Indonesia Tampilkan Skema Andalan STY, Rencana Taktik Nova Arianto

Timnas U16 Indonesia Tampilkan Skema Andalan STY, Rencana Taktik Nova Arianto

Timnas Indonesia
Copa America 2024, Pulisic Bawa Keyakinan dari AC Milan

Copa America 2024, Pulisic Bawa Keyakinan dari AC Milan

Internasional
Inggris Hadapi Dilema di Euro 2024, seperti Kembali ke Era Beckham

Inggris Hadapi Dilema di Euro 2024, seperti Kembali ke Era Beckham

Internasional
Belanda Vs Perancis, Deschamps Ungkap Alasan Tak Mainkan Mbappe

Belanda Vs Perancis, Deschamps Ungkap Alasan Tak Mainkan Mbappe

Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com