Cristiano Ronaldo Sebut 3 Bek Paling Sulit yang Pernah Dihadapi

Kompas.com - 27/12/2019, 16:00 WIB
Cristiano Ronaldo saat turun di laga Juventus vs Udinese dalam pertandingan pekan ke-16 Serie A Liga Italia, di Stadion Allianz, Minggu (15/12/2019) 
AFP/ISABELLA BONOTTOCristiano Ronaldo saat turun di laga Juventus vs Udinese dalam pertandingan pekan ke-16 Serie A Liga Italia, di Stadion Allianz, Minggu (15/12/2019)

KOMPAS.com - Cristiano Ronaldo menyebut sosok bek paling kuat yang pernah dia hadapi selama karier sepak bolanya hingga kini.

Melihat catatan gol Cristiano Ronaldo, sebenarnya tidak ada bek yang tidak bisa dikalahkan penyerang tim nasional Portugal tersebut.

Sejak menjadi pesepak bola pada tahun 2002, Cristiano Ronaldo telah mencetak 613 gol dalam 827 pertandingan di berbagai kompetisi untuk berbagai klub yang pernah dia bela.

Seperti dilansir dari BolaSport.com, sosok yang akrab dikenal sebagai CR7 itu juga telah mencetak 99 gol dalam 164 pertandingannya bersama tim nasional Portugal sejak 2003.

Baca juga: Ungguli Messi dan Ronaldo, Lewandowski Paling Produktif Sepanjang 2019

Bek-bek top level dunia sudah pernah dihadapinya dan biasanya Ronaldo tetap mampu melewati mereka dan berhasil membukukan gol.

Meski demikian, Ronaldo menyebut beberapa bek yang paling kuat yang pernah dihadapinya.

"Jujur saja, bagi saya bek tersulit yang saya hadapi adalah mereka yang berlatih bersama saya," kata Ronaldo, seperti dilansir Kompas.com dari BolaSport.com.

" Leonardo Bonucci, Giorgio Chiellini, dan Matthijs de Ligt. Saya harus menyebut mereka bertiga karena saya berlatih bersama ketiganya setiap hari," lanjutnya memambahkan.

Di antara tiga bek yang disebutkan, Ronaldo mengaku sebelumnya pernah berhadapan dengan Giorgio Chiellini di kompetisi Liga Champions.

"Di antara 3 orang itu, sebelumnya ada Chiellini. Saya bermain melawannya di Liga Champions dan pertandingan itu tidak mudah untuk dimenangi," kata Ronaldo.

Baca juga: Wejangan Cristiano Ronaldo untuk Romelu Lukaku soal Liga Italia

Ronaldo juga menyebut gol akrobatiknya ke gawang Juventus pada leg pertama babak perempat final Liga Champions 2017-2018 di Juventus Stadium sebagai gol terbaiknya.

"Gol yang sangat spesial, tercipta di stadion yang spesial, dan melawan tim yang spesial," kata CR7.

"Suporter Juventus bertepuk tangan untuk saya. Malam itu sangat spesial," lanjut Ronaldo mengakhiri. (Dwi Widijatmiko)



Sumber BolaSport
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X