Tanggapan Lorenzo soal Marquez yang Jadi Referensi Pengembangan Motor Honda

Kompas.com - 25/12/2019, 12:00 WIB

KOMPAS.com - Jorge Lorenzo menilai wajar jika Honda menjadikan Marc Marquez sebagai referensi pebalap untuk mengembangkan motor RC213V.

Dalam pengembangan motor tersebut, banyak yang menyebut bahwa RC213V memang didesain untuk Marc Marquez.

Hal tersebut kemudian sedikit menyulitkan rider lainnya yang juga mengendarai motor RC213V seperti Jorge Lorenzo.

Menanggapi hal tersebut, Jorge Lorenzo menilai wajar bila Honda menjadikan pebalap muda asal Spanyol tersebut sebagai referensi dalam pengembangan motor RC231V.

Baca juga: Sejarah seperti Era Rossi Berulang, Honda Nomor Duakan Peran Marquez

"Ketika saya datang ke Honda, saya bukanlah rider utama. Itu hal yang wajar bagi Marc menjadi nomor satu dengan tiga gelar juara dunia secara beruntun," kata Lorenzo.

"Motor itu secara bertahap disesuaikan dengannya. Membuatnya lebih sulit untuk pebalap lain seperti saya," ucap Lorenzo melanjutkan.

X-Fuera, julukan bagi Jorge Lorenzo, juga mengalami kesulitan kala masih membela tim Ducati.

Pengembangan motor Ducati juga disesuaikan dengan gaya balapnya sebagai pebalap utama.

"Setelah beralih ke Ducati, saya menjadi pebalap utama di sana. Semua pengembangan menyesuaikan saya," kata Lorenzo.

Ketika datang ke Honda, Lorenzo tak mampu beradaptasi dengan menggunakan motor RC213V.

Lorenzo justru meraih hasil minor dengan motor RC213V setelah gagal menemukan ritme balapnya bersama Honda, terutama saat tengah melaju di tikungan meski motornya mempunyai performa mesin yang lebih baik.

Hasil minor tersebut kemudian membuat Lorenzo memutuskan untuk pensiun pada akhir musim lalu.

"Honda mencoba untuk mengembangkan mesin. Namun, pada saat yang sama, ketika mesin menjadi lebih bertenaga, maka akan mucul masalah lainnya terutama saat di tikungan," kata Lorenzo.

Baca juga: Rossi Sebut Hasil MotoGP 2020 Jadi Pertimbangan Perpanjangan Kontrak

Hasil minor Lorenzo berbanding terbalik dengan kesuksesan Marc Marquez dengan motor RC213V pada musim ini.

Marquez tampil perkasa bersama tim Repsol Honda dengan memastikan 12 kali kemenangan dari 18 kali naik podium.

Hal tersebut memastikan Marc Marquez nyaris tak pernah absen berada di podium selama gelaran MotoGP 2019.

Hasil impresif tersebut juga membawa Marquez meraih gelar juara dunia kedelapannya dan berhasil membawa Honda meraih tiga gelar juara sekaligus dalam satu musim alias triple crown.

Sepanjang musim 2019, Marquez berhasil mengoleksi 420 poin dan menjadikannya sebagai pebalap MotoGP pertama yang sukses meraih 400 poin dalam satu musim.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber BolaSport


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perempat Final Piala Dunia Inggris Vs Perancis: Saka Setara Mbappe?

Perempat Final Piala Dunia Inggris Vs Perancis: Saka Setara Mbappe?

Internasional
Susunan Pemain Maroko Vs Spanyol: Gavi Ikuti Jejak Pele, Morata Cadangan

Susunan Pemain Maroko Vs Spanyol: Gavi Ikuti Jejak Pele, Morata Cadangan

Sports
Profil Luis Enrique: Pelatih Spanyol, Pembelot dari Real Madrid ke Barcelona

Profil Luis Enrique: Pelatih Spanyol, Pembelot dari Real Madrid ke Barcelona

Sports
Portugal Vs Swiss: Ronaldo Dinanti, La Nati Harap Selecao Tanpa Kiper

Portugal Vs Swiss: Ronaldo Dinanti, La Nati Harap Selecao Tanpa Kiper

Internasional
Tak Peduli Kritik, Brasil Bakal Terus Menari di Piala Dunia 2022

Tak Peduli Kritik, Brasil Bakal Terus Menari di Piala Dunia 2022

Internasional
Klasemen Liga 1: Persis Solo Jauhi Zona Merah Usai Pesta Gol, Persija ke 3 Besar

Klasemen Liga 1: Persis Solo Jauhi Zona Merah Usai Pesta Gol, Persija ke 3 Besar

Sports
Pesan Menyentuh Richarlison untuk Son Heung-min Usai Brasil Vs Korea Selatan

Pesan Menyentuh Richarlison untuk Son Heung-min Usai Brasil Vs Korea Selatan

Internasional
Hasil Persija Vs Borneo FC 1-0: Macan Kemayoran ke 3 Besar

Hasil Persija Vs Borneo FC 1-0: Macan Kemayoran ke 3 Besar

Liga Indonesia
Hasil Persis Vs RANS Nusantara FC 6-1: Samsul Arif Tutup Parade 7 Gol

Hasil Persis Vs RANS Nusantara FC 6-1: Samsul Arif Tutup Parade 7 Gol

Liga Indonesia
Dinamika Persib di Liga 1: Tantangan Jaga Performa Usai Liga Terjeda

Dinamika Persib di Liga 1: Tantangan Jaga Performa Usai Liga Terjeda

Liga Indonesia
Link Live Streaming Maroko Vs Spanyol, Kickoff 22.00 WIB

Link Live Streaming Maroko Vs Spanyol, Kickoff 22.00 WIB

Sports
Maroko Vs Spanyol, La Roja dan Hoki Jersey Warna Biru

Maroko Vs Spanyol, La Roja dan Hoki Jersey Warna Biru

Internasional
Piala Dunia 2022: FIFA Bakal Hukum 4 Pemain Uruguay yang Berperilaku Ofensif

Piala Dunia 2022: FIFA Bakal Hukum 4 Pemain Uruguay yang Berperilaku Ofensif

Internasional
Neymar Menari Setelah Menangis dan Menderita di Ruang Terapi

Neymar Menari Setelah Menangis dan Menderita di Ruang Terapi

Internasional
Babak I Persija Vs Borneo FC: Diwarnai Cedera Pato, Skor Imbang 0-0

Babak I Persija Vs Borneo FC: Diwarnai Cedera Pato, Skor Imbang 0-0

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.