Persipura Vs PSIS, Mutiara Hitam Persembahkan Kemenangan untuk Mendiang Dokter Tim

Kompas.com - 05/12/2019, 15:01 WIB
Selebrasi seusai cetak gol pertama Persipura Jayapura, Titus Bonai saat menjamu PSIS Semarang pada Pekan 30 yang berakhir dengan skor 2-0 di Stadion Gelora Bangkalan, Jawa Timur, Kamis (04/12/2019) sore. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUSelebrasi seusai cetak gol pertama Persipura Jayapura, Titus Bonai saat menjamu PSIS Semarang pada Pekan 30 yang berakhir dengan skor 2-0 di Stadion Gelora Bangkalan, Jawa Timur, Kamis (04/12/2019) sore.


SIDOARJO, KOMPAS.com - Persipura Jayapura mengakhiri paceklik kemenangan dalam Liga 1 2019 usai menumbangkan PSIS Semarang 2-0 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Rabu (4/12/2019) sore.

Dua gol Persipura diciptakan oleh Titus Bonai pada menit ke-8 dan penyerang asingnya, Mahamadou Samassa, pada menit ke-73. 

Hasil tersebut mengakhiri rentetan lima laga tanpa kemenangan yang dialami Mutiara Hitam, julukan Persipura.

Baca juga: Persipura Jayapura Vs PSIS Semarang, Mutiara Hitam Raih Poin Penuh

Pelatih Persipura, Jacksen F Tiago, tak henti mengucap syukur atas hasil yang ditorehkan Titus Bonai dan kawan-kawan.

Kemenangan ini juga begitu manis karena didedikasikan kepada almarhum dr Agustinus Heatubun, dokter tim yang tutup usia beberapa waktu lalu.

Kepergian pria yang akrab disapa dokter Onky ini menjadi pukulan bagi tim. Apalagi saat itu tim tengah dalam mental yang drop karena mendapatkan tiga kekalahhan beruntun.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Bersyukur kepada Tuhan karena kami hari ini berhasil memperoleh hasil yang maksimal setelah lima kali tidak mendapatkan kemenangan,” kata pelatih asal Brasil ini.

“Memang bukan perkara yang mudah, butuh perjuangan yang cukup berat, tetapi anak-anak bermain sangat baik dan disiplin serta punya keinginan kuat untuk mendulang hasil yang positif."

"Kami diberkati dengan sebuah kemenangan yang menurut saya sangat berarti pascakejadian yang menimpa dokter tim kami,” tambah pelatih yang karib disapa Jacko tersebut.

Baca juga: Persipura Vs PSIS, Jacksen F Tiago Fokus Benahi Mental Pemain

Hal senada juga diungkapkan pemain muda Persipura, Papua Mandowen. Secara khusus ia mempersembahkan kemenangan kepada dokter yang biasa ia sapa Kaka Dokter tersebut.

“Saya sangat bersyukur atas kemenangan ini dan kemenangan ini kami persembahkan untuk Kaka kami, Kaka Dokter dan masyarakat Papua,” ucap Mandowen.

Kemenangan ini membuat Persipura menggeser posisi Borneo FC di peringkat kedua. Sementara itu PSIS tidak beranjak dari posisi ke-15.

PSIS merasa tak layak kalah

Direktur teknik PSIS Semarang, Dragan Djukanovic (kiri), melakukan protes kepada wasit garis saat timnya melawan Persipura Jayapura pada pekan ke-30 Liga 1 2019 di Stadion Gelora Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (04/12/2019) sore. PSIS kalah 0-2.KOMPAS.com/SUCI RAHAYU Direktur teknik PSIS Semarang, Dragan Djukanovic (kiri), melakukan protes kepada wasit garis saat timnya melawan Persipura Jayapura pada pekan ke-30 Liga 1 2019 di Stadion Gelora Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (04/12/2019) sore. PSIS kalah 0-2.

Dari kubu PSIS, hasil ini memutus tren positif mereka. Direktur teknik PSIS, Dragan Djukanovic, menilai timnya tidak layak mendapatkan hasil tersebut.

Direktur teknik asal Serbia tersebut menggantikan pelatih Bambang Nurdiansyah dalam jumpa pers usai pertandingan.

Pelatih yang akrab dipanggil Banur tersebut harus dilarikan ke rumah sakit selepas babak pertama karena masalah kesehatan.

Dragan menilai pertandingan berjalan cukup menarik. Kedua tim memperagakan permainan yang menghibur dengan tempo cukup cepat. Sayangnya, ada beberapa keputusan wasit yang membuatnya tidak puas.

Baca juga: Hasil PSIS Semarang Vs PSM, Kemenangan Ketiga Beruntun Tuan Rumah

“Ini adalah pertandingan yang bagus dan susah. Pada babak kedua kami lebih mengontrol pertandingan. Menurut saya kami tidak layak kalah," ujarnya.

"Saya pikir harusnya pertandingan ini berakhir seri karena Persipura memang banyak melakukan tembakan ke gawang, tetapi gol kedua 100 persen offside,” katanya.

Kendati demikian, Dragan tidak mau mempersoalkan kinerja wasit. Sebagai petinggi tim ia mencoba berpikir sebijak mungkin mengenai masalah ini.

Baginya, ketika pertandingan selesai, tim harus merelakan semua yang terjadi di atas lapangan karena apa yang sudah ditentukan wasit di lapangan tidak akan bisa diubah lagi.

Kini, PSIS akan menyimpan energi untuk meraih hasil maksimal dalam pertandingan selanjutnya.

“Kami memiliki empat pertandingan yang tersisa dan kami membutuhkan enam poin untuk bertahan. Saya yakin kami bisa mengupayakannya. Yang penting kami harus fokus untuk bisa menggapainya,” ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lihat Siaran Ulang Laga Inggris Vs Skotlandia di Mola Melalui Kompas.com

Lihat Siaran Ulang Laga Inggris Vs Skotlandia di Mola Melalui Kompas.com

Internasional
Profil Billy Gilmour, Bakat Muda Skotlandia yang Mencuat di Euro 2020

Profil Billy Gilmour, Bakat Muda Skotlandia yang Mencuat di Euro 2020

Sports
Hasil Copa America Argentina Vs Uruguay, Lionel Messi dkk Pecah Telur

Hasil Copa America Argentina Vs Uruguay, Lionel Messi dkk Pecah Telur

Internasional
Ben Brereton, dari Inggris untuk Timnas Chile

Ben Brereton, dari Inggris untuk Timnas Chile

Sports
Jadwal Euro 2020 Hari Ini, Big Match Portugal Vs Jerman

Jadwal Euro 2020 Hari Ini, Big Match Portugal Vs Jerman

Internasional
Ragam Pelanggaran dalam Servis Bulu Tangkis

Ragam Pelanggaran dalam Servis Bulu Tangkis

Sports
Babak I Argentina Vs Uruguay - Messi Cetak Assist, La Albiceleste Unggul

Babak I Argentina Vs Uruguay - Messi Cetak Assist, La Albiceleste Unggul

Internasional
Kenapa Sepak Takraw Disebut Perpaduan Sepak Bola, Voli, dan Bulu Tangkis?

Kenapa Sepak Takraw Disebut Perpaduan Sepak Bola, Voli, dan Bulu Tangkis?

Sports
Inggris Vs Skotlandia, Alasan Southgate Tarik Keluar Harry Kane

Inggris Vs Skotlandia, Alasan Southgate Tarik Keluar Harry Kane

Internasional
Permutasi Lolos di Grup D Euro 2020: Jika Selip, Inggris Masih Bisa Peringkat Ketiga

Permutasi Lolos di Grup D Euro 2020: Jika Selip, Inggris Masih Bisa Peringkat Ketiga

Internasional
Hongaria Vs Perancis: Ayam Jantan Cemaskan Puskas Arena yang Berisik

Hongaria Vs Perancis: Ayam Jantan Cemaskan Puskas Arena yang Berisik

Internasional
Mulai Pimpin Latihan Persija, Angelo Alessio Ungkap Sebuah Komitmen

Mulai Pimpin Latihan Persija, Angelo Alessio Ungkap Sebuah Komitmen

Liga Indonesia
Harry Kane Soal Ditarik Keluar pada Laga Inggris Vs Skotlandia: Begitulah Adanya...

Harry Kane Soal Ditarik Keluar pada Laga Inggris Vs Skotlandia: Begitulah Adanya...

Internasional
Hasil Lengkap Euro 2020 - Inggris Tertahan, Swedia Petik 3 Poin

Hasil Lengkap Euro 2020 - Inggris Tertahan, Swedia Petik 3 Poin

Internasional
Operasi Sukses, Eriksen Diizinkan Pulang dan Kunjungi Timnas Denmark

Operasi Sukses, Eriksen Diizinkan Pulang dan Kunjungi Timnas Denmark

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X