Cerita Pesawat Presiden dan Duel Persiraja Vs Persipura di Shopee Liga 1 2020

Kompas.com - 29/11/2019, 15:00 WIB
Stadion Mandala, Jayapura, Kamis (9/5/2019) twitter.com/PERSIPURAStadion Mandala, Jayapura, Kamis (9/5/2019)
Penulis Alsadad Rudi
|

Banda Aceh dan Papua tercatat terpisah dalam jarak garis lurus mencapai sekitar 5.121 kilometer.

Jarak tersebut bahkan lebih jauh dibanding jarak yang harus ditempuh klub-klub London apabila harus away Liga Champions ke Moskwa.

Ibu Kota Inggris dan Ibu Kota Rusia itu tercatat "hanya" terpisah jarak garis lurus sekitar 2.540 kilometer.

Cerita Awal Mula Ide Pembelian Pesawat Kepresidenan

Betapa jauhnya jarak Banda Aceh ke Jayapura ini seperti mengingat kembali cerita presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono, tentang pesawat kepresidenan.

Pesawat Kepresidenan diketahui dibeli dan mulai digunakan di tahun 2014, tepatnya di pengujung pemerintahan SBY.

Namun, rencana untuk membelinya diketahui sudah ada sejak masa awal SBY memerintah pada 2004, tepatnya saat bencana tsunami di Aceh.

Saat bencana tsunami terjadi di Aceh, SBY diketahui tengah berada di Papua untuk menghadiri kegiatan Natal Bersama.

Pada 2014 lalu, SBY pernah menceritakan pengalamannnya tak bisa dengan cepat berpindah dari Papua ke Aceh karena belum adanya pesawat kepresidenan yang mumpuni.

Pengalaman itu diceritakannya lewat sebuah tulisan berjudul "DARI DUKA KITA BANGKIT : 10 Tahun Tsunami Aceh dan Nias".

Baca juga: Ini Cerita SBY Ketika Menangani Bencana Tsunami Aceh

Pesawat Kepresidenan yang membawa Presiden Joko Widodo beserta rombongan dalam kunjungan meninjau perkembangan pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta di Kabupaten Kulon Progo, Kamis (29/8/2019). Presiden berharap, bandara dengan kapasitas terminal seluas 219.000 meter persegi yang bisa menampung 20 juta penumpang per tahun tersebut dapat menarik minat kunjungan ke DIY sekaligus wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia.SETPRES/AGUS SUPARTO Pesawat Kepresidenan yang membawa Presiden Joko Widodo beserta rombongan dalam kunjungan meninjau perkembangan pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta di Kabupaten Kulon Progo, Kamis (29/8/2019). Presiden berharap, bandara dengan kapasitas terminal seluas 219.000 meter persegi yang bisa menampung 20 juta penumpang per tahun tersebut dapat menarik minat kunjungan ke DIY sekaligus wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X