Kompas.com - 24/11/2019, 23:00 WIB
Pebalap Repsol Honda Team, Marc Marquez, menghadiri konferensi pers MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang, pada 31 Oktober 2019. AFP/MOHD RASFANPebalap Repsol Honda Team, Marc Marquez, menghadiri konferensi pers MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang, pada 31 Oktober 2019.

KOMPAS.com - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, tidak menyangka bisa menampilkan performa luar biasa pada MotoGP 2019.

Ia berhasil memastikan gelar juara MotoGP 2019 setelah finis terdepan di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Minggu (6/10/2019), pada ajang MotoGP Thailand.

Padahal kala itu, MotoGP 2019 masih menyisakan empat seri lagi.

Hingga gelaran MotoGP 2019 usai, Marquez berhasil memenangi 12 dari 19 seri yang dilombakan.

Baca juga: Jelang MotoGP 2020, Karel Abraham Keluar dari Tim Reale Avintia Racing

Torehan poin Marquez juga menjadi rekor tertinggi yang pernaih diraih pabalap MotoGP dalam semusim.

Ia total mengumpulkan 420 poin pada MotoGP 2019, berhasil melewati rekor Jorge Lorenzo (383 poin pada 2010) dan Valentino Rossi (373 poin pada 2008).

Ini adalah gelar kedelapan Marquez sejak memulai karier sebagai pebalap profesional.

Ia terjun ke arena balap motor pada 2008 saat usianya 15 tahun.

Marquez pun tidak menyangkal bahwa musim 2019 adalah yang terbaik baginya.

"(Musim 2019) adalah musim terbaik dan juga musim di mana saya menikmati banyak," ucap pebalap asli Spanyol itu, dikutip dari Crash (24/11/2019).

Halaman:


Sumber Crash
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Susunan Pemain AS Roma Vs Man United - Cavani Jadi Ujung Tombak, Rashford Cadangan

Susunan Pemain AS Roma Vs Man United - Cavani Jadi Ujung Tombak, Rashford Cadangan

Liga Lain
Link Live Streaming AS Roma Vs Man United, Bisakah Giallorossi Ulangi Keajaiban 2018?

Link Live Streaming AS Roma Vs Man United, Bisakah Giallorossi Ulangi Keajaiban 2018?

Liga Lain
Link Live Streaming Arsenal Vs Villarreal, Unai Emery Waspadai Aubameyang

Link Live Streaming Arsenal Vs Villarreal, Unai Emery Waspadai Aubameyang

Liga Lain
Meski Pandemi Covid-19 Masih Melanda, Dunia Tinju Profesional Harus Terus Berjalan

Meski Pandemi Covid-19 Masih Melanda, Dunia Tinju Profesional Harus Terus Berjalan

Sports
Skuad Manchester United 2020-2021

Skuad Manchester United 2020-2021

Sports
Ketawa Bareng Pemain Chelsea Usai Real Madrid Kalah, Hazard Dituntut Minta Maaf

Ketawa Bareng Pemain Chelsea Usai Real Madrid Kalah, Hazard Dituntut Minta Maaf

Liga Champions
Manajemen Persib Sebut Pencoretan Farshad Noor Sudah Sesuai Klausul

Manajemen Persib Sebut Pencoretan Farshad Noor Sudah Sesuai Klausul

Liga Indonesia
Industri Game Daring Masih Menjawab Tantangan Pandemi

Industri Game Daring Masih Menjawab Tantangan Pandemi

Sports
Jelang AS Roma Vs Man United, Solskjaer Ungkap Kondisi Martial Usai Cedera

Jelang AS Roma Vs Man United, Solskjaer Ungkap Kondisi Martial Usai Cedera

Liga Lain
Manajemen Persib Tunggu Kepastian Format Kompetisi Liga 1 2021

Manajemen Persib Tunggu Kepastian Format Kompetisi Liga 1 2021

Liga Indonesia
Link Live Streaming Arsenal Vs Villarreal, Kickoff 02.00 WIB

Link Live Streaming Arsenal Vs Villarreal, Kickoff 02.00 WIB

Liga Lain
Link Live Streaming AS Roma Vs Man United, Kickoff 02.00 WIB

Link Live Streaming AS Roma Vs Man United, Kickoff 02.00 WIB

Liga Lain
Asisten Pelatih Belum Bisa Ukur Progres Pemain Timnas Bola Basket Indonesia

Asisten Pelatih Belum Bisa Ukur Progres Pemain Timnas Bola Basket Indonesia

Sports
Rahasia Fisik Pemain Borneo FC yang Mengesankan

Rahasia Fisik Pemain Borneo FC yang Mengesankan

Liga Indonesia
Sistem Pertahanan Sepak Bola: Man to Man, Zone Marking, dan Campuran

Sistem Pertahanan Sepak Bola: Man to Man, Zone Marking, dan Campuran

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X