Jerman Vs Irlandia Utara, Pembuktian Der Panzer Tak Pernah Menyerah

Kompas.com - 20/11/2019, 09:40 WIB
Serge Gnabry merayakan gol bersama rekan-rekannya pada pertandingan Jerman vs Irlandia Utara dalam lanjutan kualifikasi Euro 2020 di Frankfurt, 19 November 2019. AFP/DANIEL ROLANDSerge Gnabry merayakan gol bersama rekan-rekannya pada pertandingan Jerman vs Irlandia Utara dalam lanjutan kualifikasi Euro 2020 di Frankfurt, 19 November 2019.

KOMPAS.com - Pelatih timnas Jerman, Joachim Loew, melontarkan pernyataan pesimistis jelang laga terakhir babak Kualifikasi Euro 2020 kontra Irlandia Utara.

Joachim Loew menilai timnya belum layak untuk mejadi juara Euro 2020.

Namun, dalam laga Jerman vs Irlandia Utara pada Selasa (19/11/2019) atau Rabu dini hari semalam, Toni Kroos dkk mampu membuktikan diri.

Pertandingan Jerman vs Irlandia Utara di Commerzbank Arena tersebut berakhir dengan skor 6-1 untuk kemenangan Der Panzer, julukan timnas Jerman.

Baca juga: Jerman Vs Irlandia Utara, Serge Gnabry Samai Rekor Gerd Mueller

Joachim Loew seakan melupakan pernyataan sebelumnya. Sebaliknya, kali ini, dia mengatakan bahwa Jerman tak pernah menyerah.

"Saya sangat menikmati permainan. Kami tidak pernah menyerah. Kami terus menyerang dan berupaya mencetak gol meski dengan skor 3-1," ujar Joachim Loew dikutip situs resmi timnas Jerman.

Seperti diketahui, Jerman lebih dulu tertinggal lewat tendangan keras Michael Smith pada menit ke-7.

Namun, hingga akhir pertandingan, Jerman memenangi laga dengan mencetak enam gol.

Baca juga: Joachim Loew Pesimistis Timnas Jerman Juara Euro 2020

Tiga gol dari Serge Gnabry pada menit ke-19, 47, dan 60. Sisanya dari brace gol Leon Goretzka (42', 73') dan Julian Brandt (90+1').

"Tidak mudah untuk kembali ke permainan karena lawan bertahan, kadang-kadang dengan sembilan pemain di dalam kotak mereka sendiri," bebernya.

Menurutnya, permainan Jerman kontra Irlandia Utara ini sesuai dengan strategi yang diracik sebelumnya.

"Dalam pertemuan tim kami baru-baru ini, saya telah meminta pemain untuk mengolah bola, melakukan banyak gerakan, melepaskan tembakan dan memberikan performa yang baik kepada para penggemar," ungkap sang pelatih.

Baca juga: Skuad Minim Pengalaman, Jerman Dinilai Bukan Favorit Juara Euro 2020

Disinggung soal tiga gol Serge Gnabry, Loew menegaskan bahwa pemain Bayern Muenchen itu tajam.

"Serge Gnabry memiliki banyak kualitas; dia mematikan di depan gawang, dia membantu membangun permainan, dia membuka ruang dan dia bisa bermain di area yang berbeda," ungkap pelatih berusia 59 tahun ini.

Begitu juga dengan pemain lainnya yang bermain secara kolektif.

"Leon Goretzka adalah pemain yang selalu berusaha untuk mendapatkan kesempatan jitu. Dia adalah gelandang berbahaya yang suka datang dari dalam dan tidak bisa diprediksi," puji dia.



Sumber DFB
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X