Jelang SEA Games 2019, Indra Sjafri Coret 4 Pemain Timnas U-23 Indonesia

Kompas.com - 17/11/2019, 19:05 WIB
Pelatih timnas U-23 Indonesia, Indra Sjafri, bersama asistennya, Nova Arianto, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Rabu (13/11/2019) ketika melawan timnas U-23 Iran. PSSI/HERKA YANIS PANGARIBOWOPelatih timnas U-23 Indonesia, Indra Sjafri, bersama asistennya, Nova Arianto, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Rabu (13/11/2019) ketika melawan timnas U-23 Iran.

KOMPAS.com - Indra Sjafri memulangkan empat pemain usai laga timnas U-23 Indonesia vs Iran.

Timnas U-23 melakon laga uji coba terakhir sebelum mentas di SEA Games 2019 Filipina.

Dalam laga uji coba terakhir ini, timnas U-23 Indonesia kembali menjajal kekuatan Iran.

Laga timnas U-23 Indonesia vs Iran itu dihelat di Stadion Pakansari, Sabtu (16/11/2019), dan berakhir dengan skor 2-1 untuk Garuda Muda.

Baca juga: Hasil Laga Uji Coba Jadi Modal Timnas U-23 untuk SEA Games 2019

Selepas laga tersebut, pelatih timnas U-23 Indonesia, Indra Sjafri, mulai merampingkan skuad.

Setidaknya ada empat pemain yang dipulangkan ke klub masing-masing setelah laga timnas U-23 Indonesia vs Iran.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Keempat pemain tersebut adalah Hanif Sjahbandi (Arema FC), Alberto Goncalves (Madura United), Muhammad Hambali Tolib (Persela Lamongan) dan Muhammad Rifad Marasabessy (PS Tira Persikabo).

Indra Sjafri mengatakan, pada SEA Games 2019 setiap tim hanya diperbolehkan membawa 20 pemain. 

Baca juga: Timnas U-23 Vs Iran, Indra Sjafri Minta yang Remehkan Timnya Bertaubat

"Karena itu secara bertahap kami kurangi jumlahnya. Pemain yang bertahan dalam tim adalah para pemain yang memang saya nilai sesuai dengan kebutuhan skema dan strategi tim," kata Indra, seperti dikutip dari laman PSSI, Minggu (17/11/2019).

Dengan pencoretan empat pemain ini, berarti timnas U-23 sekarang dihuni 24 pemain.

Indra Sjafri masih memiliki tugas untuk mencoret empat pemain lagi sebelum Sea Games Filipina 2019.

Pada SEA Games 2019, Indonesia berada di Grup B bersama Thailand, Vietnam, Laos, Singapura dan Brunei Darussalam.

Indonesia sudah harus menghadapi Thailand di laga pertama pada tanggal 26 November 2019.

Baca juga: Timnas U-23 Vs Iran, Ada Nyanyian Revolusi PSSI di Stadion

Menurut Indra, pertandingan pertama melawan Thailand sangat penting.

Jika bisa melewati Thailand, maka langkah berikutnya akan lebih mudah.

"Pemain kami bisa merespons permainan lawan dengan baik. Mereka main dengan sabar," kata Indra.

"Kita harus percaya dan support ke tim ini. Insya Allah kita akan berusaha untuk menang," tutur Indra.



Sumber PSSI
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muamar Qadafi, Orang Indonesia yang Memburu Prestasi bersama Guatemala di Olimpiade Tokyo

Muamar Qadafi, Orang Indonesia yang Memburu Prestasi bersama Guatemala di Olimpiade Tokyo

Sports
Kenal Angkat Besi Sejak 8 Tahun, Rahmat Erwin Kini Punya Medali Olimpiade

Kenal Angkat Besi Sejak 8 Tahun, Rahmat Erwin Kini Punya Medali Olimpiade

Sports
Penggawa PS Sleman Lelang Koleksi Sepatunya di 'PSS for Humanity'

Penggawa PS Sleman Lelang Koleksi Sepatunya di "PSS for Humanity"

Liga Indonesia
Kata Chen Long Usai Menang atas Anthony Ginting dan Tembus Final Olimpiade Tokyo

Kata Chen Long Usai Menang atas Anthony Ginting dan Tembus Final Olimpiade Tokyo

Badminton
Profil Viktor Axelsen, Tunggal Putra Denmark Cetak Sejarah di Olimpiade

Profil Viktor Axelsen, Tunggal Putra Denmark Cetak Sejarah di Olimpiade

Sports
Badminton Olimpiade Tokyo 2020, Penyebab Anthony Ginting Kalah dari Chen Long

Badminton Olimpiade Tokyo 2020, Penyebab Anthony Ginting Kalah dari Chen Long

Badminton
Mengapa Olimpiade Tokyo Menggunakan Nama '2020' meski Digelar 2021?

Mengapa Olimpiade Tokyo Menggunakan Nama "2020" meski Digelar 2021?

Sports
Kata Kevin Cordon usai Kalah dari Viktor Axelsen: Saya Hanya Bersenang-senang

Kata Kevin Cordon usai Kalah dari Viktor Axelsen: Saya Hanya Bersenang-senang

Badminton
Respons Icardi soal Rumor Pertukaran dengan Cristiano Ronaldo

Respons Icardi soal Rumor Pertukaran dengan Cristiano Ronaldo

Liga Lain
Angka 13 yang Tak Berpihak pada Ginting...

Angka 13 yang Tak Berpihak pada Ginting...

Sports
Hendra Setiawan Ucapkan Selamat Tinggal untuk Olimpiade

Hendra Setiawan Ucapkan Selamat Tinggal untuk Olimpiade

Badminton
Sprinter Jamaika Sapu Bersih Medali Nomor 100 Meter Putri, Salah Satunya Cetak Rekor Olimpiade

Sprinter Jamaika Sapu Bersih Medali Nomor 100 Meter Putri, Salah Satunya Cetak Rekor Olimpiade

Sports
Profil Chen Long, Juara Bertahan Olimpiade Penakluk Anthony Ginting

Profil Chen Long, Juara Bertahan Olimpiade Penakluk Anthony Ginting

Sports
Viktor Axelsen Ukir Rekor Baru Usai Lolos ke Final Badminton Olimpiade Tokyo

Viktor Axelsen Ukir Rekor Baru Usai Lolos ke Final Badminton Olimpiade Tokyo

Badminton
Takluk dari Juara Bertahan, Anthony Ginting Terhenti di Semifinal Olimpade Tokyo 2020

Takluk dari Juara Bertahan, Anthony Ginting Terhenti di Semifinal Olimpade Tokyo 2020

Badminton
komentar di artikel lainnya