Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kepercayaan Diri Kevin Sanjaya Mempengaruhi Lawan-lawannya

Kompas.com - 10/11/2019, 16:18 WIB
Farahdilla Puspa,
Aloysius Gonsaga AE

Tim Redaksi

Sumber BWF

KOMPAS.com - Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo lolos ke final Fuzhou China Open 2019 setelah mengalahkan pasangan India, Chirag Shetty/Satwiksaraj Rankireddy.

Marcus/Kevin menang 21-16, 22-20 dalam durasi pertandingan 40 menit di Haixia Olympic Sports Center, Sabtu (9/11/2019).

Dengan kemenangan tersebut, ganda putra nomor satu dunia itu unggul 8-0 dalam rekor pertemuan dengan pasangan India tersebut.

Pertemuan terakhir terjadi dalam final French Open 2019 pekan lalu.

Kala itu, Minions juga menang straight game 21-18, 21-16 atas Shetty/Rankireddy.

Baca juga: Fuzhou China Open, Sudah Sampai Final, Marcus/Kevin Ingin Juara Sekalian

Melihat hasil dari delapan pertemuan yang selalu dimenangkan Marcus/Kevin, Chirag Shetty yang selalu berhadapan dengan Kevin di depan net mengatakan bahwa Kevin memiliki keyakinan dan kecepatan yang tidak dimiliki atlet lain.

Meski demikian, Shetty mengatakan bahwa jika seluruh lawan bisa mengendalikan permainan Kevin, maka mereka bisa mengalahkannya.

"Ketika dia memukul shuttlecock, justru kami yang mendapat tekanan. Tetapi kami bisa mengendalikannya sekarang," ujar Shetty seperti dikutip Kompas.com dari laman resmi BWF.

"Dia (Kevin) bisa mendapatkan dua-tiga poin, tetapi dia juga akan memberikan tiga-empat poin kepada kami. Jadi kami tidak perlu khawatir tentang itu. Jika kami bisa mengendalikan itu, kami bisa mengalahkannya," lanjutnya.

Antisipasi Kevin terhadap shuttlecock dan pengembalian apiknya cenderung membuat lawan tidak merasa percaya diri.

Baca juga: Pengamat Bulu Tangkis Sebut Ada Inkonsistensi di Sektor Tunggal

"Kepercayaan diri Kevin memang bisa mempengaruhi lawan. Biasanya, jika saya berusaha keras, hampir tidak ada pasangan di dunia yang bisa mengembalikan shuttlecock dengan cepat seperti yang saya lakukan," ucapnya.

"Kevin hanya mengayunkan raketnya dan shuttlecock itu kembali. Dia mungkin membuat kesalahan, tetapi kami lebih cenderung ragu-ragu," lanjutnya.

Pasangan India tersebut juga berharap bisa segera mengalahkan Marcus/Kevin jika strategi permainannya baik dan juga bisa bertahan lebih baik.

Chirag Shetty/Satwiksairaj Rankireddy beberapa kali sempat memberi perlawanan yang ketat kepada Minions.

Pada gim kedua French Open 2018, Shetty/Rankrireddy kalah dengan skor ketat 24-26 dari Marcus/Kevin.

Begitu juga dalam turnamen Japan Open 2017, mereka sempat memberi perlawan pada gim pertama meskipun kalah 25-27.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Timo Scheunemann Lihat Bakat Putri Potensial di MilkLife Soccer Challenge 2024

Timo Scheunemann Lihat Bakat Putri Potensial di MilkLife Soccer Challenge 2024

Sports
Hasil Final Thomas dan Uber Cup 2024: Indonesia Runner-up, China Kawinkan Gelar

Hasil Final Thomas dan Uber Cup 2024: Indonesia Runner-up, China Kawinkan Gelar

Badminton
Hasil Chelsea Vs West Ham 5-0: The Blues Pesta Gol, Lewati Man United

Hasil Chelsea Vs West Ham 5-0: The Blues Pesta Gol, Lewati Man United

Liga Inggris
Final Piala Thomas 2024: Jonatan Berusaha Melawan, demi Kebanggaan Bangsa

Final Piala Thomas 2024: Jonatan Berusaha Melawan, demi Kebanggaan Bangsa

Badminton
Hasil Final Thomas Cup 2024, Indonesia Runner-up Usai Fikri/Bagas Kalah

Hasil Final Thomas Cup 2024, Indonesia Runner-up Usai Fikri/Bagas Kalah

Badminton
Aji Santoso: Marselino Punya Bakat Komplet untuk Jadi Pemain Besar

Aji Santoso: Marselino Punya Bakat Komplet untuk Jadi Pemain Besar

Timnas Indonesia
Hasil Final Piala Thomas 2024: Jonatan Menang, Jaga Asa Indonesia

Hasil Final Piala Thomas 2024: Jonatan Menang, Jaga Asa Indonesia

Badminton
Final Thomas Cup 2024, Fajar/Rian Akui Lawan Lebih Berani dan Cerdik

Final Thomas Cup 2024, Fajar/Rian Akui Lawan Lebih Berani dan Cerdik

Badminton
Hasil Final Piala Thomas 2024: Fajar/Rian Kalah, Indonesia 0-2 China

Hasil Final Piala Thomas 2024: Fajar/Rian Kalah, Indonesia 0-2 China

Badminton
Alasan Staf Kemenpora Bocorkan Diskusi dengan Mancini soal Marselino dkk

Alasan Staf Kemenpora Bocorkan Diskusi dengan Mancini soal Marselino dkk

Timnas Indonesia
Final Thomas Cup 2024, Ginting: Saya Tak Bisa Keluar dari Tekanan Shi Yu Qi

Final Thomas Cup 2024, Ginting: Saya Tak Bisa Keluar dari Tekanan Shi Yu Qi

Badminton
Cerita di Balik Marselino dkk Curi Perhatian Roberto Mancini dan Asistennya

Cerita di Balik Marselino dkk Curi Perhatian Roberto Mancini dan Asistennya

Timnas Indonesia
Hasil Final Piala Thomas 2024: Ginting Takluk dari Shi Yu Qi, Indonesia 0-1 China

Hasil Final Piala Thomas 2024: Ginting Takluk dari Shi Yu Qi, Indonesia 0-1 China

Badminton
Alasan di Balik PSM Tak Konsisten Sepanjang Liga 1 2023-2024

Alasan di Balik PSM Tak Konsisten Sepanjang Liga 1 2023-2024

Liga Indonesia
Courtois Kembali Main Bela Real Madrid, Catat Clean Sheet

Courtois Kembali Main Bela Real Madrid, Catat Clean Sheet

Liga Spanyol
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com