Pengamat Bulu Tangkis Sebut Ada Inkonsistensi di Sektor Tunggal

Kompas.com - 10/11/2019, 15:20 WIB
Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung melawan tunggal putri Thailand, Ratchanok Intanon dalam babak kedua Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, kompleks GBK, Jakarta, Kamis (18/7/2019). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung melawan tunggal putri Thailand, Ratchanok Intanon dalam babak kedua Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, kompleks GBK, Jakarta, Kamis (18/7/2019).

KOMPAS.com - Pengamat bulu tangkis Broto Happy memberikan pandangannya terkait penampilan pebulu tangkis Indonesia di nomor tunggal.

Pebulu tangkis tunggal putra dan tunggal putri Indonesia gagal meraih mimpinya di Fuzhou China Open 2019.

Tiga pebulu tangkis di nomor tunggal justru harus angkat kaki pada babak pertama dan kedua turnamen Fuzhou China Open 2019 yang berlangsung di Haixia Olympic Center, 5-10 November.

Mereka adalah tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting dan tunggal putri Fitriani yang langsung terhenti pada babak pertama.

Sedangkan itu, tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung gagal lolos ke perempat final setelah kalah pada babak kedua dari Tai Tzu Ying (Taiwan).

Tunggal putra Jonatan Christie juga terhenti pada babak perempat final setelah kalah dari pebulu tangkis Denmark, Anders Antonsen.

Baca juga: Pesan Peraih Medali Emas Olimpiade 1992 untuk Tunggal Putra Indonesia

"Jadi gini, kita sebenarnya dari sisi kuantitas juga tidak banyak. Kita saat ini seringnya mengandalkan Jojo dan Ginting saja," ucap Broto Happy saat ditemui di GOR Tanjung Priuk, Sabtu (9/11/2019).

"Dari sisi kualitas, mereka juga belum bisa dikatakan stabil. Mereka belum konsisten," tuturnya melanjutkan.

Broto Happy kemudian mengatakan bahwa kuantitas tunggal putra dulu lebih banyak dibanding sekarang.

Hal itu juga berimbas kepada kualitas individu pemainnya yang semakin bagus.

"Zaman dulu kita punya banyak pemain tunggal yang hebat. Mereka sering menjegal lawan dari negara lain makanya kita sering liat di babak semifinal atau final yang main pemain Indonesia lagi," ucapnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X