Fuzhou China Openn 2019, Ketika Gregoria Kecewa dengan Penampilannya Sendiri

Kompas.com - 07/11/2019, 12:23 WIB
Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, meluapkan ekspresi saat melawan Nozomi Okuhara pada laga babak pertama All England Open 2019, di Arena Birmingham, Inggris, Rabu (6/3/2019). BADMINTON INDONESIAPebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, meluapkan ekspresi saat melawan Nozomi Okuhara pada laga babak pertama All England Open 2019, di Arena Birmingham, Inggris, Rabu (6/3/2019).

KOMPAS.com - Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, merasa kecewa dengan penampilannya ketika menghadapi Tai Tzu Ying pada babak kedua Fuzhou China Open 2019.

Langkah Gregoria Mariska Tunjung harus terhenti pada babak kedua Fuzhou China Open 2019.

Gregoria terhenti setelah dikalahkan tunggal putri unggulan pertama asal Taiwan, Tai Tzu Ying.

Bertanding di di Haixia Olympic Sports Center, Fuzhou, China, Kamis (7/11/2019), Gregoria kalah straight game 19-21, 17-21 dalam tempo 29 menit.

Baca juga: Fuzhou China Open 2019, Marcus/Kevin Lolos ke Perempat Final

Gregoria sebenarnya dapat meladeni permainan cepat dari mantan ratu bulu tangkis itu pada awal pertandingan.

Peraih medali emas Kejuaraan Dunia Junior 2017 itu bahkan hampir merebut gim pertama ketika unggul jauh 19-15 atas Tai Tzu Ying.

Namun kecepatan permainan Gregoria tidak konsisten sampai akhir. Kendali permainan pun dikuasai Tai hingga membuat Gregoria gigit jari pada gim pembuka.

"Penampilan saya masih sama, masih belum ada perubahan," ujar Gregoria, seperti dilansir BolaSport.com dari BadmintonIndonesia.org.

Baca juga: Fuzhou China Open 2019, Gregoria Disingkirkan Unggulan Pertama

Gregoria mengaku bahwa dia masih terburu-buru menuntaskan pertandingan ketika unggul dari lawannya. Padahal, sikap itu justru merugikannya.

"Tadi poinnya memang mepet, tetapi saya merasa keteteran sekali, saya sering berada di posisi yang tidak menguntungkan untuk mengembalikan bola dengan baik," papar Gregoria.

"Cara main saya bikin saya susah sendiri. Tadi banyak mati sendiri, pola main dan strateginya pun tidak jalan," ujar pebulu tangkis kelahiran Wonogiri 20 tahun silam ini.

"Sebetulnya lawan itu pola mainnya lambat, kalau mau saya cepetin pun nggak menguntungkan buat diri saya sendiri,” lanjutnya.

Baca juga: Jadwal Fuzhou China Open 2019, 7 Wakil Indonesia Berjuang di Babak Kedua

Pemain yang akrab disapa Jorji itu berniat memperbaiki kemampuannya.

Selain soal ketenangan, dia juga ingin berkembang dalam hal variasi pukulan.

"(Saya sekarang) malah cocok-cocokan kalau ketemu lawan, padahal harusnya pemain bagus itu punya pola untuk tiap lawan yang berbeda," ujar Gregoria mengakhiri.

Tersingkirnya Gregoria membuat Indonesia tak lagi memiliki wakil pada sektor tunggal putri Fuzhou China Open 2019.

Tunggal putri lainnya, Fitriani, sudah tersisih pada babak pertama setelah dibekuk Nitchaon Jindapol dari Thailand dengan skor 12-21, 11-21. (Ardhianto Wahyu Indraputra).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BolaSport
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Persela Vs PSM Makassar, Laskar Joko Tingkir Ingin Jauhi Zona Merah

Persela Vs PSM Makassar, Laskar Joko Tingkir Ingin Jauhi Zona Merah

Liga Indonesia
Dukungan Isnan Ali untuk Timnas U-23 Indonesia pada SEA Games 2019

Dukungan Isnan Ali untuk Timnas U-23 Indonesia pada SEA Games 2019

Internasional
Timnas U23 Kamboja Sebut Vietnam dan Indonesia Bukan Masalah

Timnas U23 Kamboja Sebut Vietnam dan Indonesia Bukan Masalah

Internasional
Timnas U23 Indonesia Vs Myanmar, Indra Sjafri Pastikan Garuda Siap

Timnas U23 Indonesia Vs Myanmar, Indra Sjafri Pastikan Garuda Siap

Liga Indonesia
Dea Salsabila Putri Raih 3 Emas SEA Games 2019 dari Cabor Pentathlon

Dea Salsabila Putri Raih 3 Emas SEA Games 2019 dari Cabor Pentathlon

Olahraga
Kunci Keberhasilan Beatrice/Jessy Raih Medali Emas

Kunci Keberhasilan Beatrice/Jessy Raih Medali Emas

Liga Indonesia
SEA Games 2019, Beatrice/Jessy Tambah Emas Indonesia dari Cabor Tenis

SEA Games 2019, Beatrice/Jessy Tambah Emas Indonesia dari Cabor Tenis

Olahraga
PSS Sleman Vs Persib Bandung, Seto Sudah Pelajari Permainan Maung Bandung

PSS Sleman Vs Persib Bandung, Seto Sudah Pelajari Permainan Maung Bandung

Liga Indonesia
Timnas U23 Indonesia Vs Myanmar, Osvaldo Haay Jadi Ancaman Besar

Timnas U23 Indonesia Vs Myanmar, Osvaldo Haay Jadi Ancaman Besar

Internasional
Kano dan Dayung Turut Sumbang Medali Emas pada SEA Games 2019

Kano dan Dayung Turut Sumbang Medali Emas pada SEA Games 2019

Liga Indonesia
Update Klasemen SEA Games 2019, Indonesia Kokoh di Peringkat Ke-2

Update Klasemen SEA Games 2019, Indonesia Kokoh di Peringkat Ke-2

Liga Indonesia
Syahrian Abimanyu, Pemain Favorit Greg Nwokolo di Timnas U23 Indonesia

Syahrian Abimanyu, Pemain Favorit Greg Nwokolo di Timnas U23 Indonesia

Internasional
PSS Vs Persib, Maung Bandung Tak Mau Kalah Lagi

PSS Vs Persib, Maung Bandung Tak Mau Kalah Lagi

Liga Indonesia
Timnas U23 Indonesia Vs Myanmar, Kritik Jadi Motivasi Indra Sjafri

Timnas U23 Indonesia Vs Myanmar, Kritik Jadi Motivasi Indra Sjafri

Liga Indonesia
Gelandang U23 Thailand Sebut Ajang SEA Games 2019 Cuma Latihan

Gelandang U23 Thailand Sebut Ajang SEA Games 2019 Cuma Latihan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X