Kalsel Tuan Rumah Prakualifikasi Kempo PON Papua

Kompas.com - 06/11/2019, 21:40 WIB
Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, menerima penghargaan dari Muri soal pemecahan rekor karateka di Banjarmasin, 8 September 2019. KOMPAS.com/JALU W WIRAJATIGubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, menerima penghargaan dari Muri soal pemecahan rekor karateka di Banjarmasin, 8 September 2019.

 

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Kalimantan Selatan akan menjadi tuan rumah prakualifikasi cabang olahraga beladiri kempo untuk PON Papua.

Laman antaranews.com menulis ada 586 atlet yang ikut babak prakualifikasi itu.

Prakualifikasi berlangsung mulai 12-16 November 2019.

Kepala Bidang Pembinaan Olahraga Prestasi Dinas Pemuda Provinsi Kalsel M.Fitri Hernadi mengatakan pihaknya sudah menyiapkan penyambutan para atlet itu.

Ia menyebut lapangan pertandingan prakualifikasi dipusatkan di GOR Rudy Resnawan di Banjar Baru.

Anggota DPR Papua Ireneus Liku Bolly berfoto di antara banner logo dan maskot PON XX 2020 yang baru diluncurkan Gubernur Papua Lukas Enembe, di Kantor DPR Papua, Kamis (1/08/2019)Dhias Suwandi Anggota DPR Papua Ireneus Liku Bolly berfoto di antara banner logo dan maskot PON XX 2020 yang baru diluncurkan Gubernur Papua Lukas Enembe, di Kantor DPR Papua, Kamis (1/08/2019)

GOR itu sudah direnovasi sesuai standar nasional.

"Persiapan sudah sangat matang," tutur Fitri.

Pasar terapung Sungai Martapura di pusat Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 23 Maret 2014. Berbeda dengan pasar terapung lainnya di Kalsel, pasar terapung yang baru ada setahun ini sengaja diadakan tiap minggu pagi berbarengan dengan kegiatan car free day.KOMPAS IMAGES / FIKRI HIDAYAT Pasar terapung Sungai Martapura di pusat Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 23 Maret 2014. Berbeda dengan pasar terapung lainnya di Kalsel, pasar terapung yang baru ada setahun ini sengaja diadakan tiap minggu pagi berbarengan dengan kegiatan car free day.

Fitri menambahkan pemerintah provinsi Kalsel menyiapkan dana Rp 1,4 miliar untuk prakualifikasi kempo tersebut.

"Ini akan berimbas bagi perekonomian daerah," ujarnya.

Fitri mengatakan, Kalsel baru kali pertama menjadi tuan rumah prakualifikasi PON.

Para pedagang tradisional di Pasar Terapung Lok Baintan, Desa Sungai Pinang, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimatan Selatan, Rabu (26/4/2017).KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Para pedagang tradisional di Pasar Terapung Lok Baintan, Desa Sungai Pinang, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimatan Selatan, Rabu (26/4/2017).

"Ini pembuktian bahwa olahraga ini mulai berkembang pesat dan bisa bersaing dengan daerah lain," ujarnya.

Fitri mengatakan pada Pekan Olahraga Nasional, atlet kami ada yang mendapat medali emas," katanya.

Informasi dari Pengurus Provinsi Persaudaraan Shorinji Kempo Seluruh Indonesia (Pengprov Perkemi) Kalsel, ada 21 atlet kempo yang disertakan pada prakualifikasi PON inni.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X