Kata Kapolres yang Tegur Gubernur Kalteng karena Bikin Onar di Stadion

Kompas.com - 03/11/2019, 14:23 WIB
Situasi panas saat Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran (kaos merah) turun ke lapangan dan memprotes wasit saat pertandingan antara Kalteng Putra vs Persib berlangsung di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya, Jumat (1/11/2019). Tribunkalteng.com/FaturahmanSituasi panas saat Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran (kaos merah) turun ke lapangan dan memprotes wasit saat pertandingan antara Kalteng Putra vs Persib berlangsung di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya, Jumat (1/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, bikin onar saat laga pekan ke-25 Liga 1 2019 antara Kalteng Putra vs Persib Bandung.

Pertandingan antara Kalteng Putra vs Persib berlangsung di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya, Jumat (1/11/2019).

Pada pertandingan tersebut, Persib menang 2-0 atas tuan rumah.

Saat berlangsungnya pertandingan, Sugianto melakukan pelemparan botol ke arah lapangan untuk melampiaskan kekecewaannya pada menit ke-27.

Ia beralasan pelemparan dilakukan karena kecewa dengan keputusan wasit yang memberikan kartu merah kepada pemain Kalteng Putra, Patrich Wanggai.

Pemain asal Papua itu mendapatkan kartu merah kerena menendang bek Persib, Achmad Jufriyanto.

Tak cuma melempar botol, Sugianto juga sampai turun ke lapangan untuk melakukan protes terhadap keputusan wasit itu.

Saat hendak turun ke lapangan inilah, Sugianto terlihat sempat adu argumen dengan Kapolres Palangkaraya AKBP Timbul RK Siregar.

Menurut Timbul, aksi pelemparan botol yang dilakukan Sugianto memicu penonton lain melakukan tindakan yang sama.

Baca juga: 5 Fakta Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, Pelempar Botol di Laga Kalteng Vs Persib

"Beliau melempari botol, begitu beliau melempati botol, jadi riuh, masyarakat jadi ikut melempari botol ke lapangan," kata Timbul kepada Kompas.com, Minggu (3/11/2019).

Melihat situasi yang hampir tidak terkendali, Timbul pun meminta Sugianto agar tidak melanjutkan tindakan onarnya itu.

"Beliau sampaikan wasit tidak benar. (Kata Timbul ke Sugianto) kalau wasit tidak benar silahkan pakai aturan, pakai aturan main, turun dan selesaikan pakai aturan," tutur Timbul.

"Beliau tidak terima dengan kejadian itu, tetapi yang didatanginya saya bukan official wasit," lanjutnya.

Timbul mengatakan dirinya memang terpaksa menegur Sugianto karena situasi yang berpotensi jadi tidak kondusif.

Apalagi Sugianto dengan jelas melempar botol, benda yang memang harusnya dilarang dibawa penonton masuk ke dalam stadion.

Baca juga: VIDEO - Gubernur Kalteng Sugianto Lempar Botol Saat Kalteng Vs Persib

"Karena ada pemicunya, masyarakat melakukan pelemparan ke dalam lapangan. Untuk meredakan itu tentu harus sumbernya dulu, pemicunya dulu kami hentikan," kata Timbul.

"Karena pemicunya gubernur, dalam situasi keamanan, siapa pun pemicunya harus kami berani tegur. Jadi saya menegur itu untuk menegakkan aturan. Melihat situasi harus ambil tindakan itu," pungkasnya.

Atas aksinya, Sugianto Sabran terancam mendapatkan hukuman dari Komisi Disiplin PSSI.

Hal tersebut dikatakan Ketua Umum PSSI, Komisaris Jenderal Mochamad Iriawan alias Iwan Bule.

"Untuk pelemparan nanti Komdis yang akan menindaklanjuti. Kami sudah berkoordinasi," kata Iwan Bule di Hotel Shangrila, Jakarta, Sabtu (2/11/2019).



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X