VIDEO - Gubernur Kalteng Sugianto Lempar Botol Saat Kalteng Vs Persib

Kompas.com - 03/11/2019, 11:40 WIB
Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, saat ditemui wartawan di rumah dinasnya di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Senin (1/5/2017). KOMPAS.com/Kurnia Sari AzizaGubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, saat ditemui wartawan di rumah dinasnya di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Senin (1/5/2017).
Penulis Alsadad Rudi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Nama Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran tengah banyak dipergunjingkan di media sosial.

Hal itu tak lepas dari aksi lempar botoh dan marah-marahnya saat laga pekan ke-25 Liga 1 2019 antara Kalteng Putra vs Persib Bandung.

Pertandingan antara Kalteng Putra vs Persib berlangsung di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya, Jumat (1/11/2019).

Laga Kalteng Putra vs Persib berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan tim tamu.

Sugianto Sabran melakukan pelemparan botol ke arah lapangan untuk melampiaskan kekecewaannya pada menit ke-27.

Ia disebut-sebut kecewa terhadap keputusan wasit Abdul Rahman memberikan kartu merah kepada pemain Kalteng Putra, Patrich Wanggai.

Pemain asal Papua itu mendapatkan kartu merah kerena menendang bek Persib, Achmad Jufriyanto.

Baca juga: 5 Fakta Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, Pelempar Botol di Laga Kalteng Vs Persib

Tak cuma melempar botol, Sugianto juga sampai turun ke lapangan untuk melakukan protes terhadap keputusan wasit itu.

Atas aksinya, Sugianto Sabran terancam mendapatkan hukuman dari Komisi Disiplin PSSI.

Hal tersebut dikatakan Iwan Bule, sapaan akrab Mochamad Iriawan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X