Indonesia Vs Vietnam, Milo Sebut Vietnam Lebih Bahaya daripada Malaysia

Kompas.com - 15/10/2019, 11:40 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy memberi instruksi ke pemainnya. pssi.orgPelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy memberi instruksi ke pemainnya.

MALANG, KOMPAS.com - Timnas Indonesia akan melakoni laga keempat kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Vietnam di Stadion I Wayan Dipta Gianyar Bali, Selasa (15/10/2019).

Pelatih Arema FC, Milomir Seslija ikut bersuara mengenai laga ini.

Pelatih yang akrab disapa Milo ini berharap saat Timnas Indonesia mendapatkan hasil yang lebih baik pada laga kontra Vietnam.

Namun, dia mengingatkan bahwa Vietnam adalah tim bagus, melihat hasil yang mereka peroleh saat menahan imbang Thailand dan menang atas Malaysia.

"Vietnam adalah tim bagus. Mereka berhasil menahan imbang Thailand 0-0. Saat melawan Malaysia, mereka mampu membuat lawan tak punya peluang," ucap Milo.

Menurut Milo, Vietnam memang tak banyak mencetak gol, tetapi memiliki serangan balik yang bagus.

Baca juga: Prediksi Susunan Pemain Timnas U-23 Indonesia Vs Arab Saudi

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Indonesia hari ini butuh menang dan Vietnam punya pemain yang cepat, bahkan menurut saya lebih cepat daripada pemain Indonesia," kata pelatih asal Bosnia ini.

Milo memprediksi Vietnam akan tampil lebih lepas daripada Indonesia. Namun, dia berharap dengan kondisi sekarang, pelatih Timnas Indonesia Simon McMenemy bisa membuat tim lebih kuat.

"Vietnam akan nothing to lose, tapi menurut saya, permainan mereka lebih baik dari Malaysia. Semoga coach Simon mampu membuat tim yang lebih kuat," ujar dia.

Baca juga: Napoli Pagari Permata Baru Timnas Spanyol dari Incaran Real Madrid

Seperti diketahui, Timnas Indonesia sudah menderita tiga kali kekalahan di kualifikasi Piala Dunia 2022, yakni dari Malaysia, Thailand, dan Uni Emirat Arab.

Kans Yanto Basna dkk untuk bisa terus melaju pada kualifikasi Piala Dunia semakin menipis.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prestasi Indonesia di Ajang Olimpiade

Prestasi Indonesia di Ajang Olimpiade

Sports
Olimpiade Tokyo 2020, Tim Renang AS Sabet Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Olimpiade Tokyo 2020, Tim Renang AS Sabet Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Sports
Final Olimpiade Tokyo, Greysia/Apriyani Kalah Pamor dari Wakil China, tetapi...

Final Olimpiade Tokyo, Greysia/Apriyani Kalah Pamor dari Wakil China, tetapi...

Badminton
Perjuangan Belum Usai, Anthony Ginting Ungkap Pentingnya Raih Perunggu

Perjuangan Belum Usai, Anthony Ginting Ungkap Pentingnya Raih Perunggu

Badminton
Terhenti di Semifinal, Anthony Ginting Fokus Raih Perunggu Olimpiade Tokyo

Terhenti di Semifinal, Anthony Ginting Fokus Raih Perunggu Olimpiade Tokyo

Badminton
Lama Permainan Bulu Tangkis

Lama Permainan Bulu Tangkis

Sports
Kalahkan Ginting, Chen Long ke Final dan Masuk Buku Sejarah Olimpiade

Kalahkan Ginting, Chen Long ke Final dan Masuk Buku Sejarah Olimpiade

Badminton
Hasil Semifinal Badminton Olimpiade Tokyo: Chen Long-Axelsen Final, Ginting Berburu Perunggu

Hasil Semifinal Badminton Olimpiade Tokyo: Chen Long-Axelsen Final, Ginting Berburu Perunggu

Badminton
Muamar Qadafi, Orang Indonesia yang Memburu Prestasi bersama Guatemala di Olimpiade Tokyo

Muamar Qadafi, Orang Indonesia yang Memburu Prestasi bersama Guatemala di Olimpiade Tokyo

Sports
Kenal Angkat Besi Sejak 8 Tahun, Rahmat Erwin Kini Punya Medali Olimpiade

Kenal Angkat Besi Sejak 8 Tahun, Rahmat Erwin Kini Punya Medali Olimpiade

Sports
Penggawa PS Sleman Lelang Koleksi Sepatunya di 'PSS for Humanity'

Penggawa PS Sleman Lelang Koleksi Sepatunya di "PSS for Humanity"

Liga Indonesia
Kata Chen Long Usai Menang atas Anthony Ginting dan Tembus Final Olimpiade Tokyo

Kata Chen Long Usai Menang atas Anthony Ginting dan Tembus Final Olimpiade Tokyo

Badminton
Profil Viktor Axelsen, Tunggal Putra Denmark Cetak Sejarah di Olimpiade

Profil Viktor Axelsen, Tunggal Putra Denmark Cetak Sejarah di Olimpiade

Sports
Badminton Olimpiade Tokyo 2020, Penyebab Anthony Ginting Kalah dari Chen Long

Badminton Olimpiade Tokyo 2020, Penyebab Anthony Ginting Kalah dari Chen Long

Badminton
Mengapa Olimpiade Tokyo Menggunakan Nama '2020' meski Digelar 2021?

Mengapa Olimpiade Tokyo Menggunakan Nama "2020" meski Digelar 2021?

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X