Kompas.com - 23/09/2019, 13:51 WIB
Anggota DPR Papua Ireneus Liku Bolly berfoto di antara banner logo dan maskot PON XX 2020 yang baru diluncurkan Gubernur Papua Lukas Enembe, di Kantor DPR Papua, Kamis (1/08/2019) Dhias SuwandiAnggota DPR Papua Ireneus Liku Bolly berfoto di antara banner logo dan maskot PON XX 2020 yang baru diluncurkan Gubernur Papua Lukas Enembe, di Kantor DPR Papua, Kamis (1/08/2019)

MEDAN, KOMPAS.com - Kaukus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) mengeluarkan rekomendasi untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 Papua.

Menurut warta laman antaranews.com, hari ini, rekomendasi itu berbunyi agar PON 2020 Papua tetap mempertandingkan 47 cabang olahraga.

"Rekomendasi tertuang sebagai poin kedua dari hasil rapat koordinasi Kaukus KONI Provinsi Seluruh Indonesia," kata Ketua KONI Sumut Jhon Ismadi Lubis.

Jhon menambahkan, rapat koordinasi berlangsung di Parapat, pada 20-22 September 2019.

Menurut Jhon, surat keputusan (SK) cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada PON 2020 belum keluar.

"Jadi, belum ada kepastiannya," kata Jhon Ismadi.

Tujuh dari delapan peserta lomba lari Trans-Sumbawa 200 berpose bersama Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat Andy Hadianto (paling kiri) dan Wakil Direktur Desk Komunitas Kompas Nugroho F Yudho (paling kanan) saat makan malam sekaligus pengarahan teknis lomba, Senin (6/4), di Hotel Santika, Mataram, NTB. Lomba lari jarak jauh yang menempuh rute sepanjang 320 kilometer ini merupakan lomba lari yang pertama kali diadakan di Indonesia. Lomba lari ini juga menjadi bagian dari perayaan 200 Tahun Tambora Menyapa Dunia. KOMPAS/HERPIN DEWANTO PUTRO Tujuh dari delapan peserta lomba lari Trans-Sumbawa 200 berpose bersama Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat Andy Hadianto (paling kiri) dan Wakil Direktur Desk Komunitas Kompas Nugroho F Yudho (paling kanan) saat makan malam sekaligus pengarahan teknis lomba, Senin (6/4), di Hotel Santika, Mataram, NTB. Lomba lari jarak jauh yang menempuh rute sepanjang 320 kilometer ini merupakan lomba lari yang pertama kali diadakan di Indonesia. Lomba lari ini juga menjadi bagian dari perayaan 200 Tahun Tambora Menyapa Dunia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Semua KONI provinsi sudah siap 47 cabang olahraga, tapi sampai kini masih terkendala," ujar Jhon Ismadi Lubis.

Sebelumnya, pada rapat terbatas PB PON 2020 yang dipimpin Gubernur Papua Lukas Enembe dan dihadiri Presiden RI Joko Widodo, terungkap bahwa Papua hanya mampu menggelar 37 cabang olahraga.

Hasil rapat terbatas mengeliminasi SK Ketua Umum KONI Pusat Nomor 24/2019.

SK itu mengharuskan PON 2020 mempertandingkan 47 cabang.

Menpora Imam Nahrawi sedang menguji coba rumput Stadion Papua Bangkit,, Kabupaten Jayapura, Papua (21/06/2019)KOMPAS.com/Dhias Suwandi Menpora Imam Nahrawi sedang menguji coba rumput Stadion Papua Bangkit,, Kabupaten Jayapura, Papua (21/06/2019)

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.