Menengok Aktivitas Calon Atlet di Markas PB Djarum di Tengah Polemik Audisi

Kompas.com - 23/09/2019, 08:34 WIB
Seorang calon atlet bulu tangkis melihat pengumuman penerimaan di markas PB Djarum di Kudus, Jawa Tengah. Foto diambil pada 2011. SHUTTERSTOCKSeorang calon atlet bulu tangkis melihat pengumuman penerimaan di markas PB Djarum di Kudus, Jawa Tengah. Foto diambil pada 2011.

Anda tahu berapa yang lolos? Tak lebih dari 30 anak!??

Mereka betul-betul terjaring dan tersaring.

Anak pilihan dilatih pada batas maksimal

Saya melihat sendiri betapa luar biasa latihan yang harus mereka lakoni di markas PB Djarum. Tayangannya bisa Anda saksikan lengkap dalam program AIMAN, Senin (23/9/2019), pukul 20.00 di Kompas TV.

Dalam sehari mereka berlatih 6 jam, yang terbagi dalam 2 sesi. Setiap hari, selama sekitar 10 tahun!

Latihan intensif bukan berarti meninggalkan bangku sekolah. Mereka sekolah di sekolah umum terbaik di Kudus. Ada fasilitas antar jemput.

Asupan gizi melalui makanan sehari-hari dijaga ketat oleh dikter gizi. Ada pula ahli fisioterapi.

Mereka tinggal di tempat yang layak disebut hotel berbintang, meski tampak wajar dan tak berlebihan.

Mereka adalah anak-anak pilihan yang dilatih pada batas maksimal.

Dan, ini yang terpenting: tak ada uang sepeser pun yang dikeluarkan orang tua mereka. Ratusan anak-anak ini dibiaya sepenuhnya oleh PB Djarum.

Bulu tangkis memang cabang olahraga yang paling banyak menyumbangkan emas untuk Indonesia di berbagai ajang internasional.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X