Terseretnya Nama Bloomberg dalam Polemik KPAI Vs PB Djarum

Kompas.com - 12/09/2019, 19:20 WIB
Michael Bloomberg Getty ImagesMichael Bloomberg
Penulis Alsadad Rudi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Polemik yang terjadi antara Komisi Perlindungan Anak Indonesia ( KPAI) dan PB Djarum seputar audisi bulu tangkis menyeret nama pihak asing, yakni Bloomberg.

Di jagad media sosial, Bloomberg dituduh berada di balik sikap KPAI yang melarang penggunaan logo, merek, dan brand image Djarum di kegiatan audisi bulu tangkis.

Bloomberg merupakan perusahaan yang bergerak di bidang keuangan dan media asal Amerika Serikat.

Perusahaan tersebut memang punya beberapa program filantropi, salah satunya konsen di bidang kesehatan masyakarat, khususnya mencegah anak-anak terpapar dari tembakau atau Tobacco-Free Kid.

Untuk menyukseskan program filantropi-nya itu, Bloomberg memang gencar menyuntikan dana ke banyak negara, khususnya negara miskin dan berkembang, tak terkecuali Indonesia.

Walau demikian, Ketua KPAI, Susanto menegaskan pihaknya tidak menerima dana dari Bloomberg.

"Kami perlu tegaskan tidak satu rupiah pun KPAI mendapatkan dana itu. Nanti dicek saja," kata Susanto, di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Baca juga: Soal Audisi Djarum, KPAI Harap Publik Tak Salah Persepsi

Di situs resmi Bloomberg Initiative memang tak tertera nama KPAI dalam daftar penerima dana.

Berbeda dengan Yayasan Lentera Anak yang masuk daftar.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X