PBSI Akan Tetap Gandeng Pihak Swasta untuk Pembinaan Bulu Tangkis

Kompas.com - 11/09/2019, 10:00 WIB
Ketua Umum PBSI Wiranto melepas tim Piala Sudirman 2019 di Ballroom Hotel Century, Senayan, Jakarta, Sabtu (11/5/2019). Farahdilla PuspaKetua Umum PBSI Wiranto melepas tim Piala Sudirman 2019 di Ballroom Hotel Century, Senayan, Jakarta, Sabtu (11/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Indonesia ( PBSI), Wiranto, menyatakan, masih akan bekerja sama dengan pihak swasta untuk pembinaan atlet.

Pernyataan itu disampaikan Wiranto setelah PB Djarum menghentikan audisi umum beasiswa bulu tangkis mulai 2020. 

"Pemerintah masih bekerja sama dengan pemerintah lewat Kemenpora. Swasta nanti partisipasi lewat program corporate social responsibility (CSR) mereka, ya nanti kita aturlah," ujar Wiranto di Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (11/9/2019).

Wiranto yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, menegaskan bahwa pemerintah tidak mempermasalahkan pihak mana pun yang ingin melakukan pembinaan bulu tangkis.

Ia menyebutkan bahwa hingga tahun depan, pembinaan bulu tangkis dari PB Djarum masih berlanjut. 

Baca juga: Duduk Perkara Audisi PB Djarum

"Pembinaan siapa saja boleh kok, soal Djarum yang identik dengan rokok nanti bisa diatur dan sudah ada koordinasi. Sampai tahun depan pembinaan ini (Djarum) masih berjalan," kata dia kemudian.

Pada tahun depan, kata Wiranto, PBSI akan mencari formulasi baru pola pembinaan bulu tangkis yang tidak berpotensi melanggar perundang-undangan.

Di sisi lain, ia menekankan, seluruh pihak untuk tidak mempeributkan soal polemik antara PB Djarum dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

"Tahun depan, kami cari pola lain yang tidak berpotensi tuduhan-tuduhan, atau apa istilahnya, mengeksploitasi anak. Seperti itu kok diributkan, semua bisa diatur dan dibicarakan dengan baik," kata dia.

Diketahui, PB Djarum secara resmi menghentikan audisi pencarian bakatnya mulai 2020.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X