Hanya PON 2020 yang Tetap di Papua, yang Lain Dipindah ke Jakarta

Kompas.com - 29/08/2019, 07:28 WIB
Menpora Imam Nahrawi sedang menguji coba rumput Stadion Papua Bangkit,, Kabupaten Jayapura, Papua (21/06/2019) KOMPAS.com/Dhias SuwandiMenpora Imam Nahrawi sedang menguji coba rumput Stadion Papua Bangkit,, Kabupaten Jayapura, Papua (21/06/2019)
Penulis Alsadad Rudi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah memastikan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 mendatang tetap akan digelar di Papua.

Namun, tidak demikian dengan ajang-ajang lain yang mengiringinya.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi mengatakan, ajang Pekan Paralimpik Nasional, Pekan Olahraga Pelajar Nasional, hingga Pekan Paralimpik Pelajar Nasional dipindah ke Jakarta.

"Di Papua hanya konsentrasi untuk PON saja. Untuk Peparnas, Popnas, Peparpenas dialihkan semua," kata Imam di Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Menurut Imam, PON nantinya hanya akan digelar di wilayah Provinsi Papua. Tidak akan ada venue di wilayah Papua Barat.

Imam sempat bertemu dengan Gubernur Papua, Lukas Enembe, di Istana Negara, Senin (26/8/2019).

Sementara itu, Lukas mengaku kebutuhan dana yang besar untuk pembangunan fasilitas PON akan disokong pendanaan dari pemerintah pusat.

"Dari APBN juga dikerjakan menggunakan dana pusat, kita harap 2020 sudah selesai," ucap Lukas dikutip dari Antara.

Baca juga: Persiapan PON Papua Rampung Separuh

Lukas juga menjelaskan sebanyak 1.300 atlet Papua sudah memasuki pemusatan latihan untuk dapat bertanding di PON 2020.

Terkait aspek keamanan, Lukas menilai tiga tempat pelaksanaan PON, yakni di kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Kabupaten Mimika, kondusif.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X