Kompas.com - 25/08/2019, 20:45 WIB
Matthijs de Ligt berlatih jelang pertandingan Juventus vs Tottenham Hotspur, 20 Juli 2019. TWITTER.com/JUVENTUSFCMatthijs de Ligt berlatih jelang pertandingan Juventus vs Tottenham Hotspur, 20 Juli 2019.

KOMPAS.com - Bek anyar Juventus, Matthijs De Ligt, mengaku tidak menyangka dirinya dicadangkan pada laga melawan Parma.

Juventus meraih kemenangan 1-0 saat melakoni laga perdana Liga Italia 2019-2020 melawan Parma di Ennio Tardini, Sabtu (24/8/2019).

Gol semata wayang Giorgio Chiellini pada menit ke-21 membuat Si Nyonya Besar pulang ke Turin dengan poin penuh.

Baca juga: Hasil Parma Vs Juventus, Gol Chiellini Menangkan Si Nyonya Besar

Pada laga tersebut, Juventus tidak menurunkan pemain-pemain baru dalam starting XI.

Termasuk Matthijs De Ligt. Bek asal Belanda itu hanya duduk manis di bangku cadangan melihat duet Giorgio Chiellini-Leonardo Bonucci di lini belakang Juventus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sejujurnya, saya berharap bisa bermain pada laga tersebut. Saya tidak mendapat instruksi untuk tidak bermain, sehingga saya tidak menyangka menjadi cadangan," kata De Ligt.

Kendati demikian, De Ligt tetap menghormati keputusan pelatih dan akan terus berusaha untuk mendapat tempat utama di Juventus.

Baca juga: Presiden AC Milan: Kami Lebih Terkenal daripada Juventus

“Jelas, saya menghormati keputusan pelatih. Saya harus realistis karena lini belakang Juventus masih ada (Giorgio) Chiellini dan (Leonardo) Bonucci," ujar De Ligt.

“Saya harus mendapatkan tempat saya sepanjang musim. Lima minggu pertama sangat berat pada tingkat fisik, tetapi saya perhatikan bahwa saya semakin kuat," tutur bek 20 tahun itu.

Tercatat, hanya Adrien Rabiot, rekrutan anyar Juventus yang tampil pada laga melawan Parma.

Rabiot yang didapatkan secara gratis dari Paris Saint-Germain itu masuk menggantikan Sami Khedira pada menit ke-63.

Baca juga: Jadwal Liga Italia, Malam Ini Udinese Vs AC Milan, Roma Vs Genoa

Matthijs De Ligt baru didatangakan Juventus pada bursa transfer musim panas.

Untuk memboyong mantan kapten Ajax Amsterdam itu, Juventus merogoh kocek dalam-dalam.

Mahar sebesar 85 juta euro (sekitar Rp1,3 triliun) dikeluarkan Juventus guna "membajak" De Ligt dari Ajax Amsterdam.

De Ligt berpeluang diberi menit bermain pada giornatta kedua Liga Italia saat Juventus menjamu Napoli di Stadion Allianz pada 1 September 2019. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Ranking BWF - Marcus/Kevin Aman di Puncak, Ganda Putri China Naik

Update Ranking BWF - Marcus/Kevin Aman di Puncak, Ganda Putri China Naik

Badminton
Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Menjauh, Indonesia di Atas Belgia

Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Menjauh, Indonesia di Atas Belgia

Sports
Wawancara Neymar dan Mbappe: Rahasia Kompak, Piala Dunia Jadi Rebutan

Wawancara Neymar dan Mbappe: Rahasia Kompak, Piala Dunia Jadi Rebutan

Liga Lain
Bali United Bersolek, Renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta Hampir Tuntas

Bali United Bersolek, Renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta Hampir Tuntas

Liga Indonesia
Atmosfer Kompetitif dalam Sesi Latihan Persebaya Surabaya

Atmosfer Kompetitif dalam Sesi Latihan Persebaya Surabaya

Liga Indonesia
Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Kuasai Singgasana, Indonesia Sejajar Austria

Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Kuasai Singgasana, Indonesia Sejajar Austria

Sports
Reaksi Madura United soal Rencana Liga 1 Kick-off 20 Agustus

Reaksi Madura United soal Rencana Liga 1 Kick-off 20 Agustus

Liga Indonesia
Italia Raih 2 Emas Olimpiade Tokyo dalam 11 Menit, Rasanya Lebih Nikmat dari Juara Euro 2020

Italia Raih 2 Emas Olimpiade Tokyo dalam 11 Menit, Rasanya Lebih Nikmat dari Juara Euro 2020

Sports
Rekap Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Final Brasil Vs Spanyol Tak Terelakkan

Rekap Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Final Brasil Vs Spanyol Tak Terelakkan

Internasional
Kunci Keunggulan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Mata PB Jaya Raya

Kunci Keunggulan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Mata PB Jaya Raya

Badminton
Hal Penting yang Harus Diperhatikan Greysia Polii jika Ingin Tampil di Olimpiade Paris 2024

Hal Penting yang Harus Diperhatikan Greysia Polii jika Ingin Tampil di Olimpiade Paris 2024

Badminton
Liga 1 Bergulir 20 Agustus, Persib Bandung Masih Tunggu Izin Latihan

Liga 1 Bergulir 20 Agustus, Persib Bandung Masih Tunggu Izin Latihan

Liga Indonesia
Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Bungkam Jepang, Spanyol Tembus Final Jumpa Brasil

Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Bungkam Jepang, Spanyol Tembus Final Jumpa Brasil

Internasional
Brasil ke Final Olimpiade Tokyo, Dani Alves Sebut Tim Menderita dan Rumput Tak Rata

Brasil ke Final Olimpiade Tokyo, Dani Alves Sebut Tim Menderita dan Rumput Tak Rata

Internasional
3 Calon Pasangan Apriyani Rahayu jika Greysia Polii Pensiun

3 Calon Pasangan Apriyani Rahayu jika Greysia Polii Pensiun

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads X