Soal Penarikan Pemain ke Timnas, Klub IBL Diharapkan Bersikap Bijak

Kompas.com - 19/08/2019, 08:00 WIB
Selebrasi pemain timnas bola basket Indonesia usai sukses meraih kemenangan pada laga kontra Thailand dalam gelaran Pra-kualifikasi FIBA Asia Cup 2021, Jumat (29/6/2018). DOK. FIBAAsiaCupSelebrasi pemain timnas bola basket Indonesia usai sukses meraih kemenangan pada laga kontra Thailand dalam gelaran Pra-kualifikasi FIBA Asia Cup 2021, Jumat (29/6/2018).

KOMPAS.com - Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) Danny Kosasih mengharapkan semua pihak bersikap bijaksana terkait pemanggilan pemain ke tim nasional.

Sebelumnya, dunia basket Indonesia dibuat heboh dengan keputusan mundurnya Stapac Jakarta dari Indonesian Basketball League ( IBL) musim 2019-2020.

Stapac yang merupakan klub juara bertahan IBL memutuskan mundur karena sebagian besar pemain mereka dipanggil ke timnas untuk proyeksi FIBA World Cup 2023.

Baca juga: Stapac Jakarta Buka Kemungkinan Mundur dari IBL 2019-2020

Berdasarkan rencana, para pebasket Indonesia yang masuk timnas akan menjalani pemusatan latihan minimal dua tahun.

Danny Kosasih selaku ketua induk organisasi bola basket di Indonesia pun berharap semua tim IBL bisa bijaksana demi kesuksesan timnas di ajang dunia.

"Saya berharap semua pihak dapat memikirkan kepentingan prestasi basket nasional, mari kita diskusikan dan mencari jalan yang terbaik bagi semua pihak," ujar Danny.

"Program timnas menuju 2023 tidak lepas dari pantauan FIBA yang sangat concern akan kualitas timnas Indonesia agar layak berkompetisi di kejuaraan dunia 2023," tutur dia.

Indonesia sendiri menjadi salah satu dari tiga tuan rumah penyelenggara FIBA World Cup 2023 selain Jepang dan Filipina.

Demi lolos ke FIBA World Cup 2023, timnas Indonesia harus lolos ke FIBA Asia Cup 2021 dan menduduki posisi 10 besar Asia.

Tentu bukan hal yang mudah bagi Indonesia untuk bisa menduduki posisi 10 besar Asia. 

FIBA pun meminta agar timnas basket Indonesia menjalankan program latihan yang dipimpin oleh pelatih kaliber dunia untuk membentuk tim terbaik.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X