Dikaitkan dengan Persib, Berikut Jejak Karier Kevin van Kippersluis

Kompas.com - 14/08/2019, 15:40 WIB
Pemain asal Belanda, Kevin van Kippersluis, yang diisukan akan direkrut Persib Bandung. TWITTER/SC CambuurPemain asal Belanda, Kevin van Kippersluis, yang diisukan akan direkrut Persib Bandung.

BANDUNG, KOMPAS.com - Menjelang dibukanya jendela transfer tengah musim Liga 1 2019, Persib Bandung mulai dikaitkan dengan sejumlah pemain baru.

Salah satu nama pemain yang saat ini ramai diberitakan bakal merapat ke Persib adalah Kevin van Kippersluis.

Sejauh ini, belum ada komentar dari manajemen maupun pelatih soal kebenaran kabar bakal merapatnya Kevin ke Persib pada putaran kedua nanti.

Sebelumnya, Pelatih Persib Robert Rene Alberts hanya menyebut dirinya sudah memiliki rencana untuk aktivitas transfer timnya pada tengah musim 2019.

Kendati demikian, Robert tidak menyebut secara eksplisit rencana seperti apa yang sudah dibuatnya.

"Kami sudah punya rencana dan manajemen segera mengungkap itu dalam waktu dekat karena mereka yang akan memberi keterangan di saat yang tepat," kata Robert, belum lama ini.

Terlepas dari itu semua, bila melihat video permainan dan catatan statistiknya, Kevin cukup potensial untuk direkrut Persib.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: VIDEO - Link Live Streaming Liga 1 2019, Persib Vs Borneo, Derbi Jatim

Pemain asal Belanda itu memiliki rekam jejak cukup bagus, walau kariernya mentok di Keukeun Kampioen Divisie (kompetisi kasta kedua Belanda).

Saat berkiprah di kompetisi lintas usia, Kevin sempat memperkuat beberapa klub seperti HSV Wasmeer, Jong Ajax, dan FC Utrecht.

Kariernya di usia junior lebih banyak dihabiskan di Utrecht. Dia sempat memperkuat tim U-19 hingga U-21 klub tersebut.

Kevin juga pernah dipinjamkan ke SBV Excelsior Rotterdam selama setengah musim dan kembali ke tim U-21 Utrecht pada akhir musim 2014.

Sayangnya, ketika Kevin menjejak usia senior, kesempatan bermain bersama tim utama Utrecht di Eredivisie tidak dia dapatkan. Sebab, Utrecht memilih untuk melepasnya ke FC Volendam.

Baca juga: Persib Bandung vs Borneo FC, Maung Bandung Unggul Rekor Pertemuan

Dalam kurun waktu 2014 hingga 2017, Kevin bermain untuk tim U-21 dan senior Volendam. Dalam tiga tahun kiprahnya di klub berjulukan Palingboeren itu, Kevin membukukan 116 penampilan di semua ajang, dengan torehan 24 gol dan 10 assist.

Pada musim 2017/2018, Kevin merapat ke SC Cambuur-Leeuwarden. Di Cambuur, Kevin bisa dibilang sebagai pemain andalan.

Pada musim pertamanya, Kevin tampil dalam 39 pertandingan di semua ajang dengan catatan 10 gol dan empat assist

Sementara itu, pada musim keduanya (2018/2019), Kevin mencatatkan 37 penampilan di semua ajang dengan torehan 10 gol dan tujuh assist.

Keuntungan Persib Mendatangkan Kevin

Dari catatan statistik penampilannya, Kevin jelas bukan pemain sembarangan. Terlebih, pemain kelahiran Hilversum itu bisa bermain di enam posisi berbeda: Bek kiri, gelandang serang, second striker, central forward, winger kiri, dan kanan.

Selain itu, usianya juga masih terbilang muda, yaitu 26 tahun. Bukan perkara mudah mendapatkan pemain asing bagus dengan usia yang terbilang masih produktif.

Tentu ini bisa menjadi keuntungan bagi Persib, bila memang mereka berniat mendatangkan Kevin.

Apalagi, Kevin masuk dalam kriteria kebutuhan Persib. Seperti diketahui, pada jendela tengah musim 2019, Persib memprioritaskan untuk mendatangkan pemain baru di posisi penyerang.

Kevin bisa menjadi solusi karena meski berposisi alami sebagai winger kiri, nyatanya ia lebih banyak dimainkan sebagai penyerang.

Baca juga: Persib Vs Borneo, Vizcarra Minta Maung Bandung Bermain Seperti Ini

Pada musim lalu saja, 22 kali Kevin bermain sebagai penyerang (17 central forward dan 5 second striker).

Saat dimainkan sebagai penyerang, Kevin juga cukup produktif. Sebab, tujuh dari total 10 golnya pada musim lalu dicetak saat bermain sebagai penyerang.

Kevin bisa menjadi solusi bagi Persib untuk membuat Ezechiel N'Douassel kembali menemukan ketajamannya.

Kevin bisa menjadi tandem untuk Ezechiel yang cenderung produktif dalam skema dua penyerang.

Pada musim lalu, Ezechiel menjadi mesin gol Persib dengan 17 gol di Liga 1 2018. Ketajaman Ezechiel ditopang dengan kehadiran Jonatan Bauman sebagai tandemnya di lini depan.

Mario Gomez, Pelatih Persib pada musim lalu, menempatkan Ezechiel sebagai penyerang utama dan Bauman sebagai defensive forward dalam skema dasar 4-4-2.

Ketika Ezechiel lebih difokuskan untuk bergerak di kotak penalti lawan, Bauman akan menjadi sosok yang rajin untuk mengganggu konsentrasi pemain bertahan lawan saat melakukan penjagaan kepada pemain depan Persib.

Peran Bauman sangat membantu Ezechiel untuk mendapatkan lebih banyak ruang di kotak penalti lawan dan menciptakan peluang atau mencetak gol.

Kemudian, ketika Ezechiel bergerak di luar areanya, Persib tetap memiliki Bauman untuk mengancam di area kotak penalti lawan.

Melihat kemampuan mobilitas, ketajaman, dan visi bermain yang bagus, Kevin bisa saja menjadi suksesor Bauman.

Bahkan, dia juga bisa diandalkan untuk menggantikan peran Ezechiel sebagai penyerang utama, andai Ezechiel absen.


Tetap Harus Selektif

Kendati demikian, Persib harus tetap selektif dalam pemilihan pemain asing yang akan diboyongnya. Terlebih, karena Kevin belum pernah bermain di sepak bola Indonesia.

Hal tersebut membuat kemampuan Kevin belum sepenuhnya teruji. Selain itu, bila memang Persib jadi merekrut Kevin, pemain 26 tahun itu tetap membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan gaya dan atmosfer kompetisi di Indonesia.

Hal lain yang harus diperhatikan Persib adalah kemampuan Kevin yang sebenarnya. Artinya, Persib jangan sampai terbuai dengan hanya melihat aksi-aksi memukau Kevin melalui potongan video.

Selain itu, bila memang ingin mendatangkan Kevin, Persib dipastikan harus melepas salah satu dari empat pemain asing yang mereka miliki. Sebab, regulasi Liga 1 hanya memperbolehkan setiap kontestannya memiliki empat pemain asing dengan alokasi, satu pemain Asia dan tiga non-Asia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Klasemen Copa America 2021, Argentina dan Brasil Kompak di Puncak

Klasemen Copa America 2021, Argentina dan Brasil Kompak di Puncak

Internasional
Lihat Siaran Ulang Laga Inggris Vs Skotlandia di Mola Melalui Kompas.com

Lihat Siaran Ulang Laga Inggris Vs Skotlandia di Mola Melalui Kompas.com

Internasional
Profil Billy Gilmour, Bakat Muda Skotlandia yang Mencuat di Euro 2020

Profil Billy Gilmour, Bakat Muda Skotlandia yang Mencuat di Euro 2020

Sports
Hasil Copa America Argentina Vs Uruguay, Lionel Messi dkk Pecah Telur

Hasil Copa America Argentina Vs Uruguay, Lionel Messi dkk Pecah Telur

Internasional
Ben Brereton, dari Inggris untuk Timnas Chile

Ben Brereton, dari Inggris untuk Timnas Chile

Sports
Jadwal Euro 2020 Hari Ini, Big Match Portugal Vs Jerman

Jadwal Euro 2020 Hari Ini, Big Match Portugal Vs Jerman

Internasional
Ragam Pelanggaran dalam Servis Bulu Tangkis

Ragam Pelanggaran dalam Servis Bulu Tangkis

Sports
Babak I Argentina Vs Uruguay - Messi Cetak Assist, La Albiceleste Unggul

Babak I Argentina Vs Uruguay - Messi Cetak Assist, La Albiceleste Unggul

Internasional
Kenapa Sepak Takraw Disebut Perpaduan Sepak Bola, Voli, dan Bulu Tangkis?

Kenapa Sepak Takraw Disebut Perpaduan Sepak Bola, Voli, dan Bulu Tangkis?

Sports
Inggris Vs Skotlandia, Alasan Southgate Tarik Keluar Harry Kane

Inggris Vs Skotlandia, Alasan Southgate Tarik Keluar Harry Kane

Internasional
Permutasi Lolos di Grup D Euro 2020: Jika Selip, Inggris Masih Bisa Peringkat Ketiga

Permutasi Lolos di Grup D Euro 2020: Jika Selip, Inggris Masih Bisa Peringkat Ketiga

Internasional
Hongaria Vs Perancis: Ayam Jantan Cemaskan Puskas Arena yang Berisik

Hongaria Vs Perancis: Ayam Jantan Cemaskan Puskas Arena yang Berisik

Internasional
Mulai Pimpin Latihan Persija, Angelo Alessio Ungkap Sebuah Komitmen

Mulai Pimpin Latihan Persija, Angelo Alessio Ungkap Sebuah Komitmen

Liga Indonesia
Harry Kane Soal Ditarik Keluar pada Laga Inggris Vs Skotlandia: Begitulah Adanya...

Harry Kane Soal Ditarik Keluar pada Laga Inggris Vs Skotlandia: Begitulah Adanya...

Internasional
Hasil Lengkap Euro 2020 - Inggris Tertahan, Swedia Petik 3 Poin

Hasil Lengkap Euro 2020 - Inggris Tertahan, Swedia Petik 3 Poin

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X