Indonesia Petik Kemenangan Pertama di Khon Kaen Games

Kompas.com - 30/07/2019, 22:15 WIB
Tim SKO Ragunan Kemenpora menuai hasil positif dilaga pertama kompetisi antar SKO bertajuk 22nd Thailand Sports School 2019 yang berlangsung di Provinsi Khon Kaen, Selasa (30/7/2019).
Tim SKO Ragunan Kemenpora menuai hasil positif dilaga pertama kompetisi antar SKO bertajuk 22nd Thailand Sports School 2019 yang berlangsung di Provinsi Khon Kaen, Selasa (30/7/2019).

 

KHON KAEN, Kompas.com - Tim SKO Ragunan Kemenpora menuai hasil positif dilaga pertama kompetisi antar SKO bertajuk 22nd Thailand Sports School 2019 yang berlangsung di Provinsi Khon Kaen, Selasa (30/7/2019).

Menghadapi tim Roi-Et Provincial Administrative Organization Sports School, tim asuhan Bambang Warsito itu menang tipis dengan skor 3-2 ketika bermain di lapangan SKO Khon Kaen.

Gol pertama pemain Indonesia itu dicetak oleh Akmal pada menit ke 42, Rafli Rafa menit ke 81 dan Rabbani 92.

Bambang Warsito mengaku puas dengan hasil yang diterima oleh anak asuhnya, meski lawan yang dihadapi diatas rata-rata para pemainnya, lantaran menurut pelatih yang akrab disapa Bambang Ito itu, anak asuhnya bermain secara tim walau masih terbilang kelelahan dalam perjalanan.

"Anak-anak masih dalam fisik yang kurang menguntungkan karena kelelahan, recovery kita kurang, namun mereka mengerti untuk bermain simple, kolektif tidak sendiri-sendiri. Hal tersebut dilihat dari gol-gol kita yang dihasilkan atas permainan dari kaki ke kaki," ucap Bambang Ito pasca laga.

Menghadapi tim Roi-Et Provincial Administrative Organization Sports School, tim asuhan Bambang Warsito itu menang tipis dengan skor 3-2 ketika bermain di lapangan SKO Khon Kaen. Menghadapi tim Roi-Et Provincial Administrative Organization Sports School, tim asuhan Bambang Warsito itu menang tipis dengan skor 3-2 ketika bermain di lapangan SKO Khon Kaen.

 

Pasca laga pertama, Tim SKO Ragunan itu memiliki jeda istirahat dua hari, di mana mereka akan kembali berlaga pada tanggal 2 Agustus mendatang melawan Suphanburi Sports school.

Bambang Ito mengatakan di waktu jeda tersebut akan digunakan untuk membenahi lini belakang yang dianggapnya masih perlu evaluasi setelah kebobolan dua gol dilaga pertamanya.

"Saya masih melihat komunikasi di lini belakang masih kurang, itu menjadi "PR" kita selama jeda istirahat ini, terutama komunikasi dari kiper hingga stoper, karena dua gol lawan ke gawang kita bukan dari setting permainan mereka, namun karena komunikasi di lini belakang kita yang buruk," ucapnya.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X