Divock Origi, Kisah Pemain Pengganti Penentu Gelar Liverpool

Kompas.com - 02/06/2019, 07:00 WIB
Divock Origi merayakan golnya pada laga Tottenham Hotspur vs Liverpool dalam final Liga Champions di Stadion Wanda Metropolitano, 1 Juni 2019. AFP/JAVIER SORIANODivock Origi merayakan golnya pada laga Tottenham Hotspur vs Liverpool dalam final Liga Champions di Stadion Wanda Metropolitano, 1 Juni 2019.

MADRID, KOMPAS.com - Gol Divock Origi menjadi pemasti gelar juara Liga Champions Liverpool di Stadion Wanda Metropolitano, Sabtu (1/6/2019) atau Minggu dini hari WIB.

Liverpool menang 2-0 atas Tottenham Hotspur berkat gol penalti Mohamed Salah (menit ke-2) dan sepakan kaki kiri Divock Origi (87').

Sebelum gol Origi, Tottenham sebenarnya punya sejumlah kesempatan untuk membuat skor imbang. Andai Harry Kane cs bisa mencetak gol, akhir cerita laga Tottenham vs Liverpool mungkin berbeda.

Baca juga: 6 Kisah Liverpool Juara Liga Champions, Gelar Ke-5 Paling Dramatis

Namun, Origi memastikan Liverpool tak terkejar berkat golnya, tiga menit menjelang akhir laga. Eloknya, dia meneruskan tradisi mencetak gol sebagai pemain pengganti.

Dalam enam final terakhir, lima di antaranya diwarnai dengan pemain pengganti yang mencetak gol. Hanya pada 2014-2015 tak ada.

Para pemain pengganti yang mencetak gol itu adalah Marcelo (2014), Yannick Carrasco (2016), Marco Asensio (2017), Gareth Bale (2008), dan Origi pada musim ini.

Baca juga: 5 Fakta Menarik Laga Final Liga Champions, Tottenham Vs Liverpool

"Ini momen spesial. Saya takkan pernah melupakannya," kata penyerang asal Belgia itu seusai pertandingan seperti dikutip dari RMC Sport.

Penyerang kelahiran 18 April 1995 itu menjadi pemain kedua Belgia yang mencetak gol pada final Liga Champions setelah Yannick Carrasco bersama Atletico Madrid pada 2016.

Bedanya, Carrasco gagal mengantarkan Atletico menjadi juara Liga Champions karena kalah dari Real Madrid sedangkan Origi sukses mempersembahkan trofi ke-6 bagi Liverpool.

"Gelar ini sungguh penting bagi klub, kota, dan ini. Kami harus menikmatinya," tutur pemain berusia 24 tahun itu.

Baca juga: Liverpool Vs Barcelona, Origi Tepis Peran Vital 2 Golnya

Kemunculan Origi sebagai penentu gelar juara Liverpool itu menegaskan statusnya sebagai pemain pengganti super alias supersub.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X