Barcelona Tersingkir, Nasib Valverde di Ujung Tanduk

Kompas.com - 10/05/2019, 03:30 WIB
Ekspresi pelatih FC Barcelona, Ernesto Valverde, dalam laga Liga Spanyol kontra Real Madrid di Stadion Camp Nou, Barcelona pada 6 Mei 2018.
LLUIS GENE/AFP Ekspresi pelatih FC Barcelona, Ernesto Valverde, dalam laga Liga Spanyol kontra Real Madrid di Stadion Camp Nou, Barcelona pada 6 Mei 2018.

KOMPAS.com - Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, disebut-sebut menjadi orang yang paling bertanggung jawab atas tersingkirnya Blaugrana dari Liga Champions musim ini.

Barcelona harus menerima kenyataan pahit seusai dihentikan langkahnya oleh Liverpool di babak semifinal Liga Champions musim ini.

Tersingkirnya Barcelona terbilang mengejutkan. Pasalnya, Lionel Messi dkk sudah meraup kemenangan 3-0 pada pertandingan leg pertama semifinal yang berlangsung di Camp Nou tengah pekan lalu.

Baca juga: Valverde Dukung Xavi Jadi Pelatih Barcelona

Tetapi, mereka justru takluk empat gol tanpa balas ketika bertandang ke markas Liverpool, Stadion Anfield, pada laga leg kedua, Rabu (8/5/2019) dini hari WIB.

Valverde sebagai entrenador Barcelona dituding menjadi penyebab kekalahan memalukan tersebut. Ia dianggap tidak belajar dari kesalahan musim lalu.

Pada musim lalu, Barcelona disingkirkan oleh wakil Italia, AS Roma pada perempat final Liga Champions dengan cara yang hampir sama.

Pada leg pertama, Barcelona menang 4-1. Tetapi, mereka harus kalah 0-3 dari AS Roma pada laga leg kedua yang berlangsung di Stadion Olimpico.

Meskipun secara agregat seimbang 4-4, Roma berhak lolos karena unggul produktivitas gol tandang.

Kebersamaan Valverde dengan Barcelona pun dirasa tinggal menghitung hari akibat hasil buruk di kompetisi Benua Eropa.

Padahal, kontrak Valverde bareng Barcelona baru akan berakhir pada 2020 plus opsi perpanjangan.

Baca juga: Barca Juara, Valverde Tak Akan Minta Maaf karena Bergantung pada Messi

Namun begitu, kontrak baru itu memang tidak memperkuat posisi Valverde sebagai pelatih Barcelona.

Dilansir dari BolaSport, terdapat satu fakta menarik mengenai detail kontrak baru yang ditandatangani Valverde pada Februari lalu.

Klausul tersebut merupakan klausul 'keluar' yang dapat diaktifkan baik oleh sang pelatih maupun pihak klub pada akhir setiap musim.

Artinya, Valverde bisa lengser dari kursi pelatih Barca jika dirinya tidak lagi dibutuhkan klub. Mantan pelatih Athletic Bilbao itu juga tidak akan mendapat bayaran dari durasi kontrak yang tersisa.

Baca juga: Valverde Tak Yakin Atletico Akan Muluskan Jalan Barcelona Menuju Juara

Di bawah asuhan Ernesto Valverde, Barcelona memang lebih bertaji di kompetisi domestik.

Dalam dua musim terakhir, termasuk musim ini, Blaugrana sukses meraih gelar juara Liga Spanyol.

Mereka masih dapat menambah koleksi trofi jika mampu mengalahkan Valencia pada final Copa del Rey di Stadion Benito Villamarin pada 25 Mei mendatang. (Bonifasius Anggit Putra Pratama)




Close Ads X