Everton Vs Man United, Matic Sebut Timnya Tak Punya Sosok Pemimpin

Kompas.com - 22/04/2019, 14:04 WIB
Nemanja Matic rela disalahkan atas kekalahan memalukan Manchester United dari Everton, Senin (22/4/2019)AFP Nemanja Matic rela disalahkan atas kekalahan memalukan Manchester United dari Everton, Senin (22/4/2019)

KOMPAS.com - Manchester United telah menelan enam kekalahan dari delapan partai terakhir di seluruh kompetisi musim ini. Gelandang mereka, Nemanja Matic, mengaku tidak adanya sosok pemimpin membuat Man United kerap menuai hasil minor.

Terkini, The Red Devil, dikalahkan oleh Eveton pada ekan ke-35 Liga Inggris di Stadion Goodison Park, Minggu (21/4/2019). Tak tanggung-tanggung, gawang David De Gea diberondong empat gol oleh Gylfi Sigurdsson dkk, tanpa bisa dibalas satu pun.

Baca juga: Everton Vs Man United, Gary Neville Lontarkan Kritik Pedas

Hasil minor yang diterima Man United di kandang Everton membuat tim yang bermarkas di Old Trafford ini telah menderita lima kekalahan tandang secara berturut-turut di seluruh kompetisi. Ini merupakan hasil terburuk sejak Maret 1981.

Terkait kekalahan memalukan tersebut, Matic mengaku menjadi pemain yang bertanggung jawab dan pantas untuk disalahkan.

“Masalah terbesar adalah kami tidak mempunyai sosok pemimpin di lapangan. Dalam kasus ini saya, karena saya salah satu pemain yang berpengalaman. Kami akan kesulitan jika tidak memenangkan pertarungan di lini tengah,” ujar Matic dikutip dari Marca.

Baca juga: Everton Vs Man United, Solskjaer Pertanyakan Kepedulian Skuad MU

“Jika mau marah, marahlah saya. Saya paling bertanggung jawab karena sangat berpengalaman di ruang ganti,” tambah pria asal Serbia tersebut.

Saat ini Man United terpaku di peringkat keenam klasemen sementara dengan raihan 64 poin dari 34 pertandingan. Mereka terpaut dua poin dari Arsenal yang menghuni peringkat empat atau batas akhir zona Liga Champions.

Pada tengah pekan nanti, Man United akan menjamu rival sekotanya, Manchester City, dalam laga bertajuk derbi Manchester. Pasukan Ole Gunnar Solskjaer harus menang untuk menjaga asa meraih tiket Liga Champions musim depan.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X