Pembelaan Zinedine Zidane untuk Marcelo

Kompas.com - 05/04/2019, 08:33 WIB
Zinedine Zidane memerhatikan pergerakan Marcelo pada pertandingan Real Madrid vs Celta Vigo dalam lanjutan La Liga Spanyol di Stadion Santiago Bernabeu, 16 Maret 2019. AFP/GABRIEL BOUYSZinedine Zidane memerhatikan pergerakan Marcelo pada pertandingan Real Madrid vs Celta Vigo dalam lanjutan La Liga Spanyol di Stadion Santiago Bernabeu, 16 Maret 2019.
|

KOMPAS.com - Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, memberikan pembelaan terhadap penampilan buruk bek kiri Marcelo Vieira.

Marcelo disebut publik tampil melempem saat Real Madrid takluk 1-2 dari Valencia dalam laga pekan ke-31 Liga Spanyol di Stadion Mestalla, Rabu (3/3/2019).

Namun, tidak dengan pelatih Zinedine Zidane. Ia justru menganggap Marcelo sudah bermain bagus untuk Real Madrid.

"Marcelo tetaplah Marcelo," tutur Zinedine Zidane, seperti dilansir BolaSport.com dari laman Marca.

"Saya suka bagaimana ia bermain dan saya melihatnya ada dalam bentuk permainan yang apik. Ia berlatih dengan baik," ujar Zidane melanjutkan.

Baca juga: Zidane Datang, Masa Depan Marcelo Cerah Lagi

Menurut Zidane, hasil tidak maksimal yang diraih disebabkan El Real menjalani musim yang tidak menentu.

Karena itu, lanjut Zidane, naik turunnya penampilan tim bukan karena Marcelo saja, tetapi semua pemain.

Meskipun begitu, bek asal Brasil tersebut memang cukup sering dicap sebagai biang kekalahan bagi Real Madrid pada musim 2018-2019.

Salah satu alasannya karena Real Madrid lebih sering kalah saat Marcelo bermain.

Baca juga: Bertemu Petinggi Klub, Marcelo Beri Sinyal Tinggalkan Real Madrid

Dalam 15 kesempatan diturunkan sebagai starter di Liga Spanyol musim ini, Marcelo "memberikan" tujuh kekalahan untuk El Real, yakni saat Madrid bersua Sevilla (0-3, 26/9/18), Levante (1-2, 20/10/18), FC Barcelona (1-5, 28/10/18), SD Eibar (0-3, 24/11/18), Real Sociedad (0-2, 6/1/19), Girona (1-2, 17/2/19), dan Valencia (1-2, 3/4/19).

Adapun saat Madrid menghadapi Valencia, WhoScored mencatat Marcelo memiliki rating 6,2 alias terburuk dari semua pemain yang tampil pada laga tersebut.

Sepanjang laga, bek berusia 30 tahun tersebut "hanya" menghasilkan satu tekel, satu dribel sukses, lima tembakan, disertai akurasi umpan senilai 85 persen. (Ahmad Tsalis)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BolaSport
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X