Curhat Ezra Walian Setelah Dilarang FIFA Bela Timnas Indonesia

Kompas.com - 22/03/2019, 19:20 WIB
Pesepak bola Timnas U-22 Indonesia Ezra Walian (tengah) menggiring bola melewati dua pesepak bola Timnas U-22 Myanmar Yan Naing Oo (kiri) dan Nan Wai Min (kanan) pada laga perebutan medali perunggu sepak bola SEA Games XXIX di Stadion Majlis Perbandaran Selayang, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (29/8/2017). Timnas sepak bola U-22 Indonesia menyumbang medali perunggu setelah menang 3-1 atas Myanmar. ANTARA FOTO / SIGID KURNIAWANPesepak bola Timnas U-22 Indonesia Ezra Walian (tengah) menggiring bola melewati dua pesepak bola Timnas U-22 Myanmar Yan Naing Oo (kiri) dan Nan Wai Min (kanan) pada laga perebutan medali perunggu sepak bola SEA Games XXIX di Stadion Majlis Perbandaran Selayang, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (29/8/2017). Timnas sepak bola U-22 Indonesia menyumbang medali perunggu setelah menang 3-1 atas Myanmar.
|

KOMPAS.com - Ezra Walian mengaku sedih tak bisa membela timnas U-23 Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2020.

Ezra Walian mengungkapkan perasaannya tersebut lewat akun Instagramnya. 

"Saya sebenarnya sangat sedih," tulis Ezra Walian.

"Tapi, saya memutuskan untuk tetap setia dan tinggal bersama tim di Vietnam hingga kualifikasi selesai," tulisnya.

Ezra mengaku akan menjadi pemain ke-12 Indonesia untuk mendukung skuat Garuda Muda berlaga.

"Saya akan menjadi pemain ke-12 di tribune, dan berteriak menyemangati kalian," tulis Ezra.

"Semangat Timnas! Kalahkan mereka semua, Aku yakin kita bisa dan lolos. Garuda didadaku!"

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Menurut Statuta FIFA, Ezra Walian Tak Bisa Bela Timnas U-23 Indonesia

Ezra Walian dilarang membela timnas U-23 Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2020 menyusul keputusan FIFA.

FIFA telah mengambil keputusan bahwa tak mengizinkan Ezra Walian untuk membela timnas U-23 Indonesia karena sudah memperkuat timnas U-17 Belanda pada kompetisi resmi UEFA, pada Piala Eropa U-17.

Dalam statuta FIFA soal status pemain yang berganti asosiasi, disebutkan bahwa pemain hanya boleh sekali berganti kewarganegaraan sehingga ia diperkenankan membela negara lain dalam laga internasional. Itu pun ada syarat yang harus dipenuhi.

Baca juga: Ezra Walian Dukung Timnas U-23 Indonesia dari Tribune

Yakni, pemain itu tidak pernah bermain di pertandingan resmi Level A bersama asosiasi sebelumnya, termasuk sebagai pengganti. Jika pemain itu pernah bermain untuk negara lain, dia tidak berhak bermain lagi untuk asosiasi barunya.

Seusai kasus ini, Ezra Walian pun tidak pulang ke Belanda. Ia tetap tinggal di Vietnam, dan mendukung timnas U-23 Indonesia dari bangku penonton. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.