Rudy Hartono: Ahsan dan Hendra Layak Jadi Panutan

Kompas.com - 20/03/2019, 19:26 WIB
Legenda bulu tangkis Indonesia, Rudy Hartono, saat menghadiri acara penyerahan bonus untuk Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jakarta, Rabu (20/3/2019). Dok. Djarum FoundationLegenda bulu tangkis Indonesia, Rudy Hartono, saat menghadiri acara penyerahan bonus untuk Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jakarta, Rabu (20/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Legenda bulu tangkis Indonesia, Rudy Hartono, mengakui pasangan ganda putra Mohammad Ahsan/ Hendra Setiawan sebagai panutan bagi pemain muda saat ini.

Hal itu dinyatakan Rudy Hartono saat acara penyerahaan bonus untuk Ahsan/Hendra dari Djarum Foundation dan Yayasan Pembangunan Jaya Raya di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jakarta, Rabu (20/3/2019).

Ahsan/Hendra mendapatkan bonus atas keberhasilan mereka menjuarai turnamen bulu tangkis All England 2019 di Birmingham, Inggris, pada beberapa waktu lalu.

Baca juga: Ronaldo Tak Perlu Membuktikan Apa Pun!

"Saya ucapkan selamat kepada juara All England ganda putra, Hendra, dan Ahsan. Kalian benar-benar merupakan contoh dan panutan bahwa usia bukan halangan," kata Rudy yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PB Jaya Raya Jakarta.

"Mereka juara pada usia di atas 30 tahun, apalagi Hendra kemarin kakinya cedera sampai diplester. Sungguh tidak mudah. Makanya, mereka ini benar-benar jadi contoh bagi pebulu tangkis yang masih muda," tutur dia.

Legenda bulu tangkis Indonesia, Rudy Hartono (kanan), saat penyerahan bonus untuk Hendra Setiawan, di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jakarta, Rabu (20/3/2019).Dok. Djarum Foundation Legenda bulu tangkis Indonesia, Rudy Hartono (kanan), saat penyerahan bonus untuk Hendra Setiawan, di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jakarta, Rabu (20/3/2019).

Ahsan/Hendra menjadi juara All England 2019 setelah mengalahkan pasangan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dengan skor rubber game 11-21, 21-14, 21-12.

Sejak berpasangan pada 2012, The Daddies, julukan Ahsan/Hendra, sudah dua kali menjuarai ajang All England. Sebelumnya, pasangan nomor empat dunia itu juara tahun 2014.

Ahsan/Hendra juga pernah meraih prestasi bergengsi lainnya, di antaranya menjadi juara dunia pada tahun 2013 dan 2015.

Menurut Rudy, Ahsan/Hendra memang layak mendapatkan penghargaan. Selain sebagai apresiasi, tujuan jangka panjangnya adalah untuk memompa motivasi para pemain lain.

Setelah menjuarai All England 2019, Ahsan/Hendra telah mendapatkan bonus uang dari pemerintah (Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia) masing-masing sebesar Rp 240 juta.

Baca juga: Sakura, Desain Obor Olimpiade 2020 Tokyo

Mereka juga mendapatkan bonus dari Djarum Foundation dan Yayasan Pembangunan Jaya Raya sebesar Rp 400 juta (masing-masing Rp 200 juta), plus voucer Tiket.com senilai Rp 50 juta (masing-masing Rp 25 juta).

"Kebiasaan seperti ini (memberikan bonus) bukan berarti memanjakan atlet, tetapi juga mendorong sang atlet untuk berjuang dan berprestasi dalam ajang lainnya," ucap Rudy Hartono.

Rudy Hartono sendiri termasuk salah satu pengoleksi gelar juara All England terbanyak. Sepanjang kariernya, dia sudah menjuarai turnamen itu sebanyak delapan kali.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X