Guardiola: Man City Gagal Juara Liga Champions Bukan Bencana!

Kompas.com - 16/03/2019, 12:03 WIB
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, merayakan kemenangan timnya atas Chelsea dalam laga Community Shield di Stadion Wembley, London, Inggris pada 5 Agustus 2018.
GLYN KIRK/AFP Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, merayakan kemenangan timnya atas Chelsea dalam laga Community Shield di Stadion Wembley, London, Inggris pada 5 Agustus 2018.

KOMPAS.com - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, tidak setuju kesuksesan timnya musim ini hanya diukur jika menjadi juara Liga Champions.

Menurut Guardiola, penilaian itu tidak adil karena hanya melihat bagian kecil dari perkembangan Man City.

"Saya sudah berbicara dengan para petinggi Man City. Mereka tahu dan mengapresiasi kinerja kami dalam dua musim terakhir. Itu yang paling penting," kata Guardiola dikutip dari situs web Sky Sports, Sabtu (16/03/2019).

"Namun, semua orang pasti menganggap kami gagal jika tidak juara Liga Champions. Semua orang pasti menilai itu bencana untuk kami. Saya tidak setuju. Tapi apa yang bisa saya katakan soal itu ?," ujar Guardiola menambahkan.

Baca juga: Drawing Liga Champions - Jadwal Neraka Liverpool dan Man City pada Bulan April

Lebih lanjut, Guardiola mengaku senang dengan tekanan untuk membawa Man City juara Liga Champions.

Menurutnya, tekanan itu menjadi gambaran bagaimana kualitas tim dan dirinya.

"Saya juga mendapat tekanan itu di Bayern Muenchen. Pengalaman saya di Muenchen tidak begitu bagus karena kami gagal ke final. Kami hanya bisa ke semifinal dan semua orang menilai itu sebagai sebuah kegagalan," kata Guardiola.

"Jadi, saya adalah orang yang beruntung karena tekanan itu. Standar saya untuk melatih sangat tinggi. Saya harus mencapai target itu," ujar pelatih asal Spanyol.

Selama karier kepelatihannya, Guardiola sudah dua kali juara Liga Champions. Hal itu dilakukan pada tahun 2009 dan 2011 bersama Barcelona.

Gelar Liga Champions 2009 mungkin menjadi yang spesial bagi Guardiola. Pasalnya, trofi Si Kuping Besar itu disandingkan dengan gelar Liga Spanyol dan Copa del Rey alias treble winners.

Baca juga: Daftar Kemenangan Terbesar di Liga Champions, Man City Masuk Rekor

Hebatnya, treble winners itu diraih di musim pertama Guardiola bersama Barcelona. Kesuksesan itu membuat cap salah satu terbaik dunia menempel di Guardiola.

Di musim ini, Man City sudah menapak babak perempat final Liga Champions dan akan berhadapan dengan sesama wakil Inggris, Tottenham Hotpsur.

Man City berpeluang besar mengulangi pencapaian musim 2015-2016 di mana melaju hingga babak semifinal. Dalam sejarahnya, melangkah ke babak semifinal pada 2015-2016 adalah prestasi terbaik Man City di Liga Champions.



Close Ads X