Dynamo Kyiv Vs Chelsea, Sarri Ingin Lawan Napoli di Final Liga Europa

Kompas.com - 15/03/2019, 06:42 WIB
Manajer Chelsea, Maurizio Sarri, marah karena penjaga gawangnya, Kepa Arrizabalaga menolak diganti pada laga melawan Manchester City di final Piala Liga Inggris, 24 Februari 2019.ADRIAN DENNIS / AFP Manajer Chelsea, Maurizio Sarri, marah karena penjaga gawangnya, Kepa Arrizabalaga menolak diganti pada laga melawan Manchester City di final Piala Liga Inggris, 24 Februari 2019.

KOMPAS.com - Manajer Chelsea, Maurizio Sarri, berharap tak bertemu dengan mantan klub yang pernah dilatihnya, Napoli, pada babak perempat final Liga Europa.

Dia lebih menginginkan bisa bertemu dengan Napoli pada partai puncak alias babak final.

Sebelumnya, Chelsea dan Napoli sama-sama berhasil menyingkirkan lawan-lawannya masing-masing pada babak 16 besar Liga Europa, Kamis (14/3/2019) atau Jumat dini hari WIB.

The Blues melaju mulus. Mereka lolos ke babak perempat final Liga Europa dengan skor agregat 8-0 atas Dynamo Kiev.

Sementara itu, meski kalah 1-3 di kandang Salzburg, Napoli tetap lolos ke babak perempat final karena unggul agregat 4-3.

Pada laga pertama di San Paolo, Napoli menang dengan skor 3-0.

Baca juga: Hasil Lengkap Liga Europa, Inter Milan Gugur, Chelsea-Arsenal Lolos

"Saya lebih suka menghadapi mereka di final. Pertama-tama, karena itu berarti kami berada di final dan saya senang dengan itu," kata Sarri dikutip dari FourFourTwo.

"Kedua, itu berarti bahwa Naples berada di final, dan saya senang. Anda tahu betul hubungan saya dengan kota, dengan orang-orang di sana. Jadi, bagi saya, akan sangat sulit untuk bermain melawan mereka di Naples," ucap Sarri.

Maurizio Sarri menghabiskan tiga musim sebagai pelatih Napoli sebelum menggantikan Antonio Conte di Stamford Bridge pada musim panas lalu.

Baca juga: Liga Europa, 8 Tim yang Lolos dan Jadwal Undian Perempat Final




Close Ads X