Hidayat Diminta Ungkap Oknum PSS Sleman yang Terlibat Pengaturan Skor

Kompas.com - 26/02/2019, 16:00 WIB
Mantan Exco PSSI Hidayat memeberikan keterangan kepada awak media seusai rumahnya di Kelurahan Kandangan, Kecamatan Benowo, Surabaya, digeledah Satgas Antimafia Bola, Rabu (23/1/2019).KOMPAS.com/GHINAN SALMAN Mantan Exco PSSI Hidayat memeberikan keterangan kepada awak media seusai rumahnya di Kelurahan Kandangan, Kecamatan Benowo, Surabaya, digeledah Satgas Antimafia Bola, Rabu (23/1/2019).

KOMPAS.com - Manajer Madura FC, Januar Herwanto, mendesak mantan anggota Exco PSSI, Hidayat, mengungkap identitas oknum PSS Sleman yang terlibat pengaturan skor.

Pada Senin (25/2/2019), Satgas Antimafia Bola resmi menetapkan Hidayat sebagai tersangka kasus pengaturan skor dalam laga antara PSS Sleman Vs Madura FC di Liga 2 2018.

Dalam kasus tersebut, Hidayat disebut menawarkan uang mencapai Rp 150 juta untuk Januar agar Madura FC mengalah dari PSS di Liga 2 2018 lalu.

Januar pun meminta Hidayat berbicara lebih terbuka dan menyebutkan identitas oknum PSS Sleman yang meminta Madura FC mengalah.

"Saya berharap Pak Hidayat mau membuka siapa oknum PSS Sleman yang meminta agar Madura FC mengalah, seperti yang dia ceritakan pada acara Mata Najwa," ujar Januar dilansir BolaSport.com dari Surya, Selasa (26/2/2019).

Mantan Manajer PSS, Sismantoro, juga ingin Hidayat berkata jujur dan membuka siapa sosok yang mencoba membuat Elang Jawa dicap buruk di mata masyarakat.

Baca juga: PSS Sleman Vs Borneo FC, Fabio Lopez Puji Mental Para Pemainnya

"Lillahitaala, selaku manajer, saya tidak pernah berhubungan dengan Hidayat, saya tidak kenal dia," katanya.

"Saya tidak mau ada orang yang mengatasnamakan PSS dan bermain. Ini harus dibuka, siapa yang menghubungi dia," kata Sismantoro dilansir BolaSport.com dari Tribun Jogja, Senin (25/2/2019).

Baca juga: Percobaan Suap, Hidayat Dihukum 3 Tahun Tak Boleh Aktivitas di Bola

Sismantoro tidak ingin PSS dikambinghitamkan dalam kasus pengaturan skor ini dan dinilai buruk di mata masyarakat Indonesia.

"Jadi, Hidayat harus jujur, orang Sleman itu siapa, harus jujur supaya terbuka. Saya tidak mau ya, PSS dikambinghitamkan," tutur Sismantoro. (Deodatus Kresna Murti Bayu Aji)




Close Ads X