Plt Ketum PSSI Joko Driyono Terancam Hukuman 2 sampai 4 Tahun Penjara

Kompas.com - 16/02/2019, 16:09 WIB
Satgas Antimafia Bola menggelar konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (16/2/2019).BOLASPORT.COM/MUHAMMAD ROBBANI Satgas Antimafia Bola menggelar konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (16/2/2019).

KOMPAS.com — Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI Joko Driyono terancam hukuman penjara 2-4 tahun setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Satgas Antimafia Bola.

Joko Driyono dijadikan tersangka pada Kamis (14/2/2019) karena perusakan barang bukti dan dokumen-dokumen kasus pengaturan skor.

Baca juga: Inilah Dokumen yang Disita dari Joko Driyono

Dalam jumpa pers di Mabes Polri, Ketua Satgas Antimafia Bola Brigjen (Pol) Hendro Pandowo menyebut potensi hukuman yang akan dijatuhkan kepada Joko Driyono.

"Joko Driyono melanggar Pasal 363 KUHP 233, 232. Ancamannya dua sampai empat tahun," kata Hendro Pandowo.

"Semua alat bukti yang dihancurkan adalah data-data yang diperlukan Satgas Antimafia Bola untuk membongkar pengaturan skor," ujarnya.

Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, menjawab pertanyaan Kompas.com dalam wawancara eksklusif di Kantor PSSI, Jumat (25/1/2019). BOLASPORT.COM/DWI WIDIJATMIKO Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, menjawab pertanyaan Kompas.com dalam wawancara eksklusif di Kantor PSSI, Jumat (25/1/2019).

Langkah terkini yang dilakukan Satgas terhadap Joko Driyono adalah pencekalan ke luar negeri.

Satgas Antimafia Bola juga akan memanggil Jokdri, sapaan akrab Joko Driyono, pada Senin (18/2/2019), untuk penelusuran lebih lanjut soal penggeledahan apartemen Wakil Presiden AFF itu.

Sebelumnya, Satgas Antimafia Bola melakukan penggeledahan di apartemen Jokdri di Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (15/2/2019).

Baca juga: IBL Seri Yogyakarta, Pelita Jaya Kembali ke Jalur Kemenangan

"Tanggal 15 kemarin kami melakukan pencekalan kepada saudara JD dan pada hari bersamaan kami mengirimkan panggilan sebagai tersangka untuk hadir hari Senin," ujarnya.

"Kenapa dicekal ke luar negeri? Tentunya dikhawatirkan dia akan melarikan diri," ucapnya. (Muhammad Robbani)


Terkini Lainnya

Indonesia Vs Vietnam, Asnawi Ungkap Modal Timnas U-23 untuk Raih Kemenangan

Indonesia Vs Vietnam, Asnawi Ungkap Modal Timnas U-23 untuk Raih Kemenangan

Liga Indonesia
Klasemen Grup K Kualifikasi Piala Asia U-23, Timnas Indonesia di Peringkat 3

Klasemen Grup K Kualifikasi Piala Asia U-23, Timnas Indonesia di Peringkat 3

Liga Indonesia
Inggris Vs Ceko, Jaroslav Silhavy Akui The Three Lions Lebih Baik

Inggris Vs Ceko, Jaroslav Silhavy Akui The Three Lions Lebih Baik

Internasional
Timnas U-23 Indonesia Berterima Kasih kepada Ezra Walian

Timnas U-23 Indonesia Berterima Kasih kepada Ezra Walian

Liga Indonesia
Prediksi Superkomputer, Liverpool Gagal, Siapa Juara Liga Inggris Musim Ini?

Prediksi Superkomputer, Liverpool Gagal, Siapa Juara Liga Inggris Musim Ini?

Liga Inggris
Argentina Vs Venezuela, Scaloni Akui Belajar Banyak dari Hasil Laga

Argentina Vs Venezuela, Scaloni Akui Belajar Banyak dari Hasil Laga

Internasional
Alami Cedera saat Argentina Vs Venezuela, Messi Kembali ke Barcelona

Alami Cedera saat Argentina Vs Venezuela, Messi Kembali ke Barcelona

Liga Spanyol
Moldova Vs Perancis, Deschamps Bangga Tiga Penyerangnya Cetak Gol

Moldova Vs Perancis, Deschamps Bangga Tiga Penyerangnya Cetak Gol

Internasional
Portugal Vs Ukraina, Fernando Santos Sebut Hasil Laga Tidak Memuaskan

Portugal Vs Ukraina, Fernando Santos Sebut Hasil Laga Tidak Memuaskan

Internasional
Inggris Vs Ceko, Southgate Tak Terkejut dengan Penampilan Sterling

Inggris Vs Ceko, Southgate Tak Terkejut dengan Penampilan Sterling

Internasional
Kebangkitan Timnas Belanda dan Evolusi Rivalitas Oranje dengan Jerman

Kebangkitan Timnas Belanda dan Evolusi Rivalitas Oranje dengan Jerman

Internasional
Gareth Bale Bantah Tak Akur dengan Ronaldo Saat di Real Madrid

Gareth Bale Bantah Tak Akur dengan Ronaldo Saat di Real Madrid

Liga Spanyol
Shevchenko Sebut Piatek sebagai Titisannya

Shevchenko Sebut Piatek sebagai Titisannya

Liga Italia
Moldova Vs Perancis, Start Apik Sang Juara Dunia

Moldova Vs Perancis, Start Apik Sang Juara Dunia

Internasional
Portugal Vs Ukraina, Lepas 7 Tembakan, Ronaldo Gagal Bikin Gol

Portugal Vs Ukraina, Lepas 7 Tembakan, Ronaldo Gagal Bikin Gol

Internasional

Close Ads X