Beli Pemain di Bawah Umur, Chelsea Terancam Larangan Transfer 4 Musim

Kompas.com - 15/11/2018, 16:18 WIB
Penyerang asal Burkina Faso, Bertrand Traore, saat membela Lyon di Liga Perancis. Traore hijrah dari Chelsea ke Lyon pada Juni 2017. JEAN-FRANCOIS MONIER Penyerang asal Burkina Faso, Bertrand Traore, saat membela Lyon di Liga Perancis. Traore hijrah dari Chelsea ke Lyon pada Juni 2017.

 

LONDON, KOMPAS.com - Chelsea terancam mendapatkan sanksi larangan transfer selama empat musim dari FIFA karena kedapatan mendatangkan pemain di bawah umur.

Kantor berita asal Perancis, Mediapart, melaporkan investigasi terkait aktivitas transfer ilegal Chelsea. Pelanggaran ini membuat Chelsea terkena hukuman larangan transfer selama tiga musim.

Berdasarkan laporan itu, Chelsea diketahui telah mendatangkan 14 pemain muda secara tidak sah. Sejumlah pemain didatangkan Chelsea saat belum berusia 18 tahun.

Investigas ini dimulai saat FIFA mencurigai kedatangan Bertrand Traore dari Burkina Faso.

Traore datang saat ia belum menginjak usia 18 tahun. Pembelian Traore membuat Chelsea terancam tak bisa melakukan transfer selama dua musim.

Hukuman untuk Chelsea pun bisa berlipat ganda karena kedapatan terlibat lebih dari satu kali aktivitas transfer ilegal.

Baca juga: Eden Hazard Gabung Chelsea karena Saran Joe Cole

"Badan Integritas dan Penyesuaian FIFA telah menyarankan Chelsea dilarang untuk mendatangkan pemain selama satu jendela transfer seusai kasus Traore," tulis Mediapart.

"Mereka juga harus dihukum selama tiga jendela transfer lagi terkait 13 kasus yang lain serta membayar denda sebesar 45 ribu pound," tulis Mediapart melanjutkan.

 Traore bergabung dengan akademi sepak bola Chelsea pada 2013. Pada 2014, pemain berdarah Burkina Faso itu mulai naik ke tim senior Chelsea. Namun, dia langsung dipinjamkan ke klub Belanda, Vitesse, pada musim 2014-2015.

 

Baca juga: Hentikan Pergerakan Jorginho Jadi Kunci Everton Tahan Chelsea

Traore juga dipinjamkan ke Ajax Amsterdam selama 2016-2017 sebelum dijual permanen ke klub Perancis, Olympique Lyon, tahun lalu. (Sri Mulyati)

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X