Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Djanur Ungkap Sebab Persebaya Gagal Menang atas Sriwijaya

Kompas.com - 17/09/2018, 11:00 WIB
Aji YK Putra,
Eris Eka Jaya

Tim Redaksi

PALEMBANG, KOMPAS.com - Persebaya sempat unggul 2-0 pada babak pertama ketika menghadapi Sriwijaya FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GJS) Palembang, Sumatera Selatan, Minggu ( 16/9/2018).

Namun, keunggulan pada babak pertama itu tak membuat Persebaya menumbangkan Sriwijaya FC.

Sebab, pada babak kedua, tim Laskar Wong Kito memberikan serangan balasan hingga akhir pertandingan skor pun imbang 3-3.

Pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman, mengungkap sebab timnya tak dapat menjaga keunggulan dan gagal mengakhiri laga dengan kemenangan.

Menurut dia, pada babak pertama, Persebaya berhasil bermain lepas setelah dua kali menjebol gawang Teja Paku Alam.

 

Namun, serangan balik dalam tempo waktu delapan menit yang dilancarkan Sriwijaya FC membuat mereka langsung terkejut. Kedudukan yang semula 3-1 langsung berubah menjadi 3-3.

Baca juga: Sriwijaya Vs Persebaya, Drama Enam Gol Berakhir Imbang

"Ini yang buat pemain langsung kendor sehingga pola permainan menjadi tidak fokus. Namun, kami bersyukur bisa dapat satu poin dari Sriwijaya," kata Djadjang seusai pertandingan.

Selain itu, permainan dari Esteban Vizcara yang bisa leluasa di lapangan menyulitkan Persebaya, belum laga performa dari Beto Goncalves dan Manuchekhr Dzhalivov.

"Jujur, Esteban dalam permainan tadi sangat leluasa, padahal tiga pemain itu yang kami waspadai. Alhasil, Sriwijaya FC bisa mengatasi ketertinggalan. Permainan tadi sangat alot," ujar Djanur, sapaan akrab Djadjang Nurdjaman.

 

Robertino yang mengalami cedera menurut Djajang sempat dipaksa untuk bermain untuk menghadapi Sriwijaya FC. Namun,ia harus ditarik keluar karena tidak bisa melanjutkan pertandingan.

"Rencananya hanya untuk satu babak, tetapi belum selesai tidak bisa dipaksakan lagi karena cedera yang dialami Robertino. Kami hanya membawa 18 pemain," kata dia.

Baca juga: Persela Vs Bhayangkara, 2 Gol Arnaud Bawa Laskar Joko Tingkir Menang

Salah satu pemain Persebaya, Irfan Jaya, juga mengaku terkejut dengan serangan balik yang dilakukan Sriwijaya hingga kedudukan menjadi sama 3-3.

"Karena itu, kami hilang konsentrasi, tetapi seluruh pemain sudah bermain dengan sekuat tenaga walaupun hasilnya cuma dapat satu poin," ucap Irfan.

Dengan skor imbang tersebut, Persebaya berhasil naik ke peringkat 12 dengan raihan sebanyak 25 poin, sedangakn Sriwijaya FC berada di peringkat ke-11 dengan 27 poin.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Guinea dan Ilaix Moriba Diserbu Komentar Rasis, Sepak Bola Seharusnya Mempersatukan

Guinea dan Ilaix Moriba Diserbu Komentar Rasis, Sepak Bola Seharusnya Mempersatukan

Timnas Indonesia
Guinea Masuk Grup 'Neraka' Olimpiade 2024, Pelatih Reuni dengan Henry

Guinea Masuk Grup "Neraka" Olimpiade 2024, Pelatih Reuni dengan Henry

Timnas Indonesia
Jadwal Timnas Indonesia Usai Garuda Muda Jalani Playoff Olimpiade 2024

Jadwal Timnas Indonesia Usai Garuda Muda Jalani Playoff Olimpiade 2024

Timnas Indonesia
Pelatih Guinea Tiga Kali Ucap 'Sulit' Usai Lawan Timnas U23 Indonesia

Pelatih Guinea Tiga Kali Ucap "Sulit" Usai Lawan Timnas U23 Indonesia

Timnas Indonesia
Bola Emas Diego Maradona di Piala Dunia 1986 Akan Dilelang

Bola Emas Diego Maradona di Piala Dunia 1986 Akan Dilelang

Internasional
Semifinal Championship Series Ingatkan Bos Persib ke Tahun 2014

Semifinal Championship Series Ingatkan Bos Persib ke Tahun 2014

Liga Indonesia
Guinea Kalahkan Indonesia dan Lolos Olimpiade, Ulangi Sejarah 56 Tahun

Guinea Kalahkan Indonesia dan Lolos Olimpiade, Ulangi Sejarah 56 Tahun

Internasional
Proliga 2024, Bandung bjb Tandamata Serukan Bangkit Usai Takluk

Proliga 2024, Bandung bjb Tandamata Serukan Bangkit Usai Takluk

Liga Indonesia
Bayer Leverkusen ke Final Liga Europa: 49 Laga Tak Terkalahkan, Rekor Baru di Eropa

Bayer Leverkusen ke Final Liga Europa: 49 Laga Tak Terkalahkan, Rekor Baru di Eropa

Liga Lain
Kepala Witan Sulaeman Dijahit Usai Lawan Guinea

Kepala Witan Sulaeman Dijahit Usai Lawan Guinea

Timnas Indonesia
Erick Thohir Bidik Indonesia Tampil di Olimpiade Los Angeles 2028

Erick Thohir Bidik Indonesia Tampil di Olimpiade Los Angeles 2028

Timnas Indonesia
Jangan Pernah Menangis, Coach Shin Tae-yong

Jangan Pernah Menangis, Coach Shin Tae-yong

Liga Indonesia
Jadwal MotoGP Perancis 2024, Tekad Sang Juara Dunia Taklukan Le Mans

Jadwal MotoGP Perancis 2024, Tekad Sang Juara Dunia Taklukan Le Mans

Motogp
Erick Thohir Apresiasi Perjuangan Indonesia, Skuad Garuda Punya Generasi Emas

Erick Thohir Apresiasi Perjuangan Indonesia, Skuad Garuda Punya Generasi Emas

Timnas Indonesia
Atmosfer Sendu Ruang Ganti Timnas U23 Indonesia Usai Urung ke Olimpiade

Atmosfer Sendu Ruang Ganti Timnas U23 Indonesia Usai Urung ke Olimpiade

Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com