Rika Wijayanti, Atlet Pertama Indonesia Raih 3 Medali Asian Games 2018

Kompas.com - 30/08/2018, 15:39 WIB
Atlet  Indonesia Rika Wijayanti melakukan pendaratan pada babak keempat nomor lintas alam beregu putri sejauh 30,9 kilometer cabang paralayang Asian Games 2018 di Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Selasa (28/8/2019).  
ANTARA FOTO/INASGOC/CRACK PALINGGIAtlet Indonesia Rika Wijayanti melakukan pendaratan pada babak keempat nomor lintas alam beregu putri sejauh 30,9 kilometer cabang paralayang Asian Games 2018 di Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Selasa (28/8/2019).

KOMPAS.com - Atlet putri paralayang, Rika Wijayanti, menjadi satu-satunya atlet Indonesia yang berhasil meraih tiga medali pada gelaran Asian Games 2018.

Rika Wijayanti meraih satu perak dari nomor akurasi beregu putri dan dua medali perunggu pada nomor akurasi tunggal putri dan lintas alam beregu putri.

Rika Wijayanti dan tim putri kalah dari Thailand (akurasi tunggal dan beregu) dan Korea Selatan (lintas alam beregu) yang meraih medali emas.

Pada Asian Games 2018 ini, cabang paralayang baru pertama kali dilombakan.

Baca juga: Jonatan Christie Buka Suara Soal Foto Belanja Barang Mewah yang Viral di Media Sosial

Indonesia yang menurunkan delapan atlet tampil sangat baik dengan meraih medali dari setiap nomor yang ada.

Cabang paralayang kali ini mengadakan enam nomor dengan masing-masing tiga untuk putra dan putri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Total Indonesia meraih enam medali dengan rincian dua emas, satu perak, dan tiga perak.

Dua emas tersebut diraih atas nama Jafro Megawanto di nomor akurasi tunggal putra dan tim yang turun di nomor akurasi beregu putra.

Torehan enam medali ini tentunya menjadi berita baik mengingat target yang dibebankan Kementerian Pemuda dan Olahraga Indonesia adalah dua medali emas.

Baca juga: Taekwondo Asian Games 2018 - Walikota Bogor Siapkan Apartemen dan Pekerjaan untuk Defia Rosmaniar

Setelah Asian Games 2018, tim paralayang akan melanjutkan program pelatnas hingga akhir tahun ini.

Pelatnas ini dilakukan sebagai persiapan jika paralayang masuk ke SEA Games 2019, Filipina. Jika nantinya tidak masuk, pelatnas akan difokuskan untuk PON 2020 di Papua.

Sebagai informasi, cabang paralayang masih belum dilombakan di SEA Games maupun Olimpiade.

Baca tentang


Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.