Kompas.com - 26/07/2018, 21:19 WIB
Arjen Robben mendapatkan perawatan saat mengalami cedera pada pertandingan pertama semifinal Liga Champions antara Bayern Muenchen dan Real Madrid di Allianz Arena, Rabu (25/4/2018). AFP/CHRISTOF STACHEArjen Robben mendapatkan perawatan saat mengalami cedera pada pertandingan pertama semifinal Liga Champions antara Bayern Muenchen dan Real Madrid di Allianz Arena, Rabu (25/4/2018).

KOMPAS.com - Pemain Bayern Muenchen, Arjen Robben, mengaku dirinya hampir bergabung dengan Manchester United pada awal musim 2004-2005.

Dalam interview bersama FourFourTwo yang dirilis Selasa (24/7), Robben mengatakan bahwa saat itu, proses kepindahannya ke Man United telah memasuki tahap yang cukup jauh.

Robben bahkan sempat diajak makan malam dengan manajer Man United kala itu, Sir Alex Ferguson.

"Saya memiliki perbincangan yang baik ketika bersantap malam dengannya (Sir Alex) di Manchester, kami berbicara mengenai sepak bola dan kehidupan," kata Robben.

Baca Juga: Curhat Robben soal Keputusan Tinggalkan Real Madrid

Tidak hanya itu, Robben yang saat itu masih berseragam PSV Eindhoven juga didampingi Sir Alex untuk melihat langsung komplek latihan milik Man United.

Namun 'pendekatan' Sir Alex Ferguson itu ternyata tidak berujung apa-apa. Setelah Robben kembali ke PSV, tawaran resmi dari Man United untuknya tidak pernah datang.

"Saya juga pergi untuk melihat tempat latihan mereka dan semuanya terlihat sangat bagus, tapi setelah saya kembali ke PSV, tidak terjadi apa-apa. Tidak ada kontak langsung (dari Man United) dan kesepakatan pun tidak terjadi," ungkapnya.

Robben pun mengaku, jika Man United langsung memberikan tawaran kontrak saat itu, ia tentu akan menerimanya. 

"Jika saja Man United langsung menawarkan kesepakatan setelah pertemuan tersebut, saya pasti sudah menerimanya, tapi itu tidak terjadi dan saya tidak menyesal," tambahnya.

Mengenai faktor yang membuat PSV lebih memilih untuk menerima tawaran Chelsea, Robben tidak dapat memastikan.

"Pada saat itu, PSV juga sedang bernegosiasi dengan Chelsea, jadi mungkin mereka menawarkan lebih banyak uang? Saya tidak tahu. Saya bicara dengan Chelsea dan saya menyukai rencana mereka. Kami bertemu satu kali dan semuanya diselesaikan dengan sangat cepat," tutupnya. 

Robben akhirnya berlabuh di Stamford Bridge pada musim 2004-2005. Dia bergabung dengan skuad Chelsea yang saat itu dimanajeri Jose Mourinho, pelatih Man United sekarang.

Robben merumput di Chelsea selama 3 musim, hingga akhirnya diboyong Real Madrid dengan bandrol 35 juta euro pada tahun 2007.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prediksi Line Up Timnas Indonesia Vs Timor Leste: Potensi Panggung Debut Garuda Belia

Prediksi Line Up Timnas Indonesia Vs Timor Leste: Potensi Panggung Debut Garuda Belia

Liga Indonesia
Link Live Streaming Liga 1, Persita Vs Persija Jakarta dan Persib Vs Persikabo

Link Live Streaming Liga 1, Persita Vs Persija Jakarta dan Persib Vs Persikabo

Liga Indonesia
Kisah Neville Ajak Gerrard Gabung Man United dan Langsung Ditolak dalam 30 Detik

Kisah Neville Ajak Gerrard Gabung Man United dan Langsung Ditolak dalam 30 Detik

Liga Inggris
Piala Afrika 2021, Kondisi Terkini Sadio Mane Usai Alami Benturan Kepala

Piala Afrika 2021, Kondisi Terkini Sadio Mane Usai Alami Benturan Kepala

Internasional
Presiden Joko Widodo Kembali Kirim Pesan kepada Shin Tae-yong

Presiden Joko Widodo Kembali Kirim Pesan kepada Shin Tae-yong

Liga Indonesia
Kontroversi Piala Afrika: 8 Korban Tewas, Wasit, hingga Diskriminasi

Kontroversi Piala Afrika: 8 Korban Tewas, Wasit, hingga Diskriminasi

Internasional
Ketika Sean Gelael Tegur Jerome Polin soal Pebalap Indonesia...

Ketika Sean Gelael Tegur Jerome Polin soal Pebalap Indonesia...

Sports
Lee Zii Jia: Berseteru dengan BAM, Dilarang Berkompetisi 2 Tahun, Kini Diizinkan Jadi Profesional

Lee Zii Jia: Berseteru dengan BAM, Dilarang Berkompetisi 2 Tahun, Kini Diizinkan Jadi Profesional

Badminton
Persita Vs Persija Jakarta, Andritany Sadar Tim Sedang Tidak Baik-baik Saja

Persita Vs Persija Jakarta, Andritany Sadar Tim Sedang Tidak Baik-baik Saja

Liga Indonesia
Diterapkan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Apa Itu Inverted Full-back?

Diterapkan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Apa Itu Inverted Full-back?

Sports
Buntut Tragedi Berdarah di Stadion, Venue Perempat Final Piala Afrika Dipindahkan

Buntut Tragedi Berdarah di Stadion, Venue Perempat Final Piala Afrika Dipindahkan

Internasional
Pengalengan, Calon Lokasi Pelatnas Atletik Indonesia

Pengalengan, Calon Lokasi Pelatnas Atletik Indonesia

Sports
PB PASI dan Kementerian PUPR Kerja Sama Pengembangan Atletik di Indonesia

PB PASI dan Kementerian PUPR Kerja Sama Pengembangan Atletik di Indonesia

Sports
Lolos ke Semifinal Australia Open, Rafael Nadal Dituding Dibantu Wasit

Lolos ke Semifinal Australia Open, Rafael Nadal Dituding Dibantu Wasit

Sports
Faktor yang Paling Berpengaruh dalam Gerakan Sikap Lilin

Faktor yang Paling Berpengaruh dalam Gerakan Sikap Lilin

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.