Obi Mikel: Saya Main Lawan Argentina Saat Ayah Ada di Tangan Penculik

Kompas.com - 04/07/2018, 06:30 WIB
Kapten timnas Nigeria, John Obi Mikel, (kiri). Dok. Twitter John Obi MikelKapten timnas Nigeria, John Obi Mikel, (kiri).
|

KOMPAS.com — Kapten timnas Nigeria, John Obi Mikel, mengungkapkan bahwa ayahnya sempat diculik jelang laga Nigeria kontra Argentina pada laga terakhir Grup D Piala Dunia 2018.

Kiprah Nigeria pada Piala Dunia 2018 harus terhenti pada fase grup setelah ditaklukkan Argentina 1-2 pada laga terakhir Grup D, Rabu (27/6/2018), di Stadion Saint Petersburg.

John Obi Mikel membuat pernyataan mengejutkan bahwa sang ayah diculik jelang laga kontra Argentina.

Mantan pemain Chelsea ini mengungkapkan bahwa ia menerima kabar tersebut saat berada di bus ketika melakukan perjalanan ke stadion di St Petersburg.

Baca juga: Nigeria Tersingkir, Obi Mikel Tetap Bangga dengan Perjuangan Tim

Keluarga Obi Mikel kemudian menelepon sang gelandang untuk memberi tahu bahwa si penculik meminta uang tebusan jika ingin ayah Obi Mikel bebas.

Dikutip BolaSport.com dari Guardian, Obi Mikel tak bisa mengadu ke siapa pun mengenai kejadian yang menimpa sang ayah karena skuad Nigeria saat itu sedang fokus untuk menjalani laga kontra Argentina.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ayah Obi Mikel diculik di Nigeria tenggara saat melakukan perjalanan ke pemakaman di jalan tol Makurdi-Enugu dari Jos.

Polisi berhasil membebaskannya, tetapi ayah Mikel mengatakan dia disiksa selama seminggu dan saat ini berada di rumah sakit.

Ini adalah kedua kalinya dia diculik, dengan yang pertama pada Agustus 2011.

Obi Mikel kemudian tetap bermain dalam laga kontra Argentina meskipun ia harus melawan rasa cemas karena memikirkan kondisi sang ayah.

Baca juga: Meme Kocak Penjaga Gawang Timnas Rusia yang Dianggap Menjadi Pahlawan Negaranya

"Saya bermain ketika ayah saya berada di tangan penculik. Saya harus menekan trauma. Saya menerima telepon 4 jam sebelum kick-off," kata Mikel dikutip BolaSport.com dari Guardian.

"Saya mengalami gangguan emosi dan saya harus membuat keputusan apakah saya siap secara mental untuk bermain. Saya bingung dan tidak tahu apa yang harus dilakukan. Namun, pada akhirnya, saya tahu bahwa saya tidak bisa membiarkan 180 juta orang Nigeria menjadi down," ucap dia.

Meski tetap gagal mengantarkan Nigeria lolos ke babak 16 besar, dalam laga kontra Argentina, Obi Mikel mampu tampil cukup apik untuk memimpin Tim Elang Super di lapangan.(Putra Rusdi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.