Hadapi Maroko, Iran Tak Terganggu Embargo Ekonomi

Kompas.com - 15/06/2018, 10:10 WIB
Pelatih Iran asal Portugal, Carlos Queiroz, memberi instruksi kepada para pemainnya saat berlatih di Bakovka jelang Piala Dunia 2018, 12 Juni 2018.  AFP/ALEXANDER NEMENOV Pelatih Iran asal Portugal, Carlos Queiroz, memberi instruksi kepada para pemainnya saat berlatih di Bakovka jelang Piala Dunia 2018, 12 Juni 2018.

 

ST. PETERSBURG, KOMPAS.com - Iran mendapatkan embargo ekonomi. Namun, timnas Iran tak ambil pusing dengan hal tersebut dalam persiapan Piala Dunia 2018.

Pada laga pertama, timnas Iran akan menghadapi timnas Maroko, Jumat (15/6/2018). Pelatih Iran, Carlos Queiroz, mengaku sanksi ekonomi tak bakl mengganggu fokus timnya.

"Kami takkan menjadikan hal tersebut sebagai apologi atau justifikasi akan performa tim ini," kata Carlos Queiroz seperti dilansir dari situs web Marca.

"Kesulitan justru akan menjadi inspirasi dan kreativitas. Hal itu akan membuat kami tampil efisien dan kompeten," tuturnya.

Baca juga: 5 Kandidat Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2018

Jelang Piala Dunia 2018, Iran sempat mendapat penolakan dari salah satu produsen perlengkapan olahraga akibat sanksi ekonomi terhadap negara tersebut.

Selain itu, persiapan tim terganggu dengan cederanya striker Mehdi Taremi. Ketua Asosiasi Sepak Bola Iran, Mehdi Tadsch, juga terkena serangan jantung.

Queiroz menilai kondisi tersebut justru membuat para pemainnya siap tempur. Apalagi, dia juga sadar bahwa timnya bukan unggulan di Grup B yang juga berisi Spanyol dan Portugal.

"Mereka boleh favorit, tetapi saya tak menerima apabila tim ini dianggap tidak mampu bersaing," kata Queiroz.

"Kami tak mau orang lain mengerdilkan harapan tim ini untuk bersaing. Semoga saja dewa sepak bola mendengar permintaan kami," ucapnya berseloroh.

Maroko vs Iran akan dilangsungkan di St. Petersburg, Jumat (15/6/2018) pukul 22.00 WIB. Laga ini akan disiarkan langsung oleh Trans TV.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X