Universitas Brawijaya Gagas Pendirian Akademi Sepak Bola - Kompas.com

Universitas Brawijaya Gagas Pendirian Akademi Sepak Bola

Kompas.com - 26/04/2018, 19:02 WIB
Rektor Universitas Brawijaya Muhammad Bisri saat bersama Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono (tengah)Dok. Humas Universitas Brawijaya Rektor Universitas Brawijaya Muhammad Bisri saat bersama Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono (tengah)

MALANG, KOMPAS.com - Universitas Brawijaya (UB), Kota Malang, berencana membangun akademi sepak bola. Hal itu sebagai wujud kepedulian universitas tersebut untuk perkembangan persepakbolaan di Indonesia.

Saat ini, pihak UB sedang mempersiapkan infrastruktur untuk mendukung terwujudnya akademi tersebut.

"Kami masih menyiapkan infrastrukturnya, kami juga ingin membantu membangun negara untuk mewujudkan sepak bola sebagai salah satu wujud kebanggaan Indonesia dan pemersatu bangsa," ujar Rektor UB, Muhammad Bisri, melalui siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (26/4/2018).

"Salah satunya bisa melalui kolaborasi tiga perguruan tinggi besar (UB, UI dan ITS), yang nantinya membahas sport science bagi pemain sepak bola. Pertama, kami buat akademi dulu."

Sebelumnya, UB juga pernah mendapatkan tawaran S2 sport management dari Selandia Baru untuk mempelajari dan menciptakan sport science. Tujuannya untuk mewujudkan program latihan atau materi untuk meningkatkan daya saing dalam menghadapi sebuah pertandingan atau kompetisi.

Plt Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Joko Driyono mengapresiasi rencana pendirian akademi sepak bola tersebut. Dia berharap perguruan tinggi bisa melakukan kerja sama untuk mendiskusikan sepak bola dalam perspektif dunia.

"PSSI ingin berdampingan dengan universitas khususnya dengan Universitas Brawijaya karena esensinya sepak bola sekarang talent is not enough, tapi juga harus menerapkan sport science," ujarnya.

"Kami sebagai pelatih dan pemain, jika bicara tentang sport science, biomekanik, kepelatihan, psikologi dan ilmu lain itu sulit, dan menjadi sangat senang jika di kampus didiskusikan sepak bola dalam perspektif yang dunia."



Close Ads X