Kompas.com - 07/02/2018, 15:55 WIB
Pierre-Emerick Aubameyang mencetak satu gol ke gawang Jordan Pickford saat Arsenal menang telak 5-1 atas Everton pada pertandingan Premier League di Stadion Emirates, Sabtu (3/2/2018). AFP/Ian KingtonPierre-Emerick Aubameyang mencetak satu gol ke gawang Jordan Pickford saat Arsenal menang telak 5-1 atas Everton pada pertandingan Premier League di Stadion Emirates, Sabtu (3/2/2018).
|

KOMPAS.com - Striker baru Arsenal asal Gabon, Pierre-Emerick Aubameyang, mengungkapkan hal utama yang membuat dirinya mau bergabung bersama The Gunners pada hari terakhir jendela transfer Januari 2018.

Pierre-Emerick Aubameyang menjadi pemain termahal Arsenal setelah diboyong dari Borussia Dortmund dengan harga 60 juta pounds atau sekitar Rp 1,13 triliun.

Meski menjadi salah satu transfer terbesar di sepanjang Januari 2018, proses kepindahan Aubameyang ke Arsenal pun terbilang singkat.

Di balik transfer tersebut, Aubameyang mengungkapkan hal utama yang membuat dia memutuskan untuk menerima tawaran bergabung dengan Arsenal.

Baca juga : Hasil Liga Inggris, Arsenal Menang Telak pada Debut Aubameyang

Hal tersebut bukan disebabkan proyek yang ada di Arsenal atau pendekatan yang dilakukan Manajer Arsene Wenger, tetapi pengaruh dari pemain baru Arsenal lainnya, Henrikh Mkhitaryan.

Aubameyang mengaku bahwa keberhasilan transfer Mkhitaryan setelah ditukar dengan Alexis Sanchez ke Manchester United membuat dirinya tidak berpikir panjang untuk mau menerima pinangan Arsenal.

Seperti dikutip BolaSport.com dari Daily Mail, Aubameyang membongkar percakapan dirinya dengan Mkhitaryan saat keduanya belum resmi bergabung dengan Arsenal.

"Mkhitaryan menelepon saya beberapa kali dan bertanya, 'Apakah kamu mau bergabung ke Arsenal atau tidak?' Lalu saya berkata, 'pertama-tama kamu yang harus memberi tahu saya terlebih dahulu apakah kamu mau bergabung ke Arsenal atau tidak,'" ucap Aubameyang.

"Ia bilang bahwa transfernya sudah hampir selesai dan tentu saja itu adalah faktor terbesar bagi diri saya untuk bergabung ke sini. Semua ini bagai dipertemukan kembali dengan saudara dan teman baik. Saya sangat senang bisa bertemu dengannya lagi," ujarnya.

(Baca Juga: Soal Isu ke Manchester United, Putra Legenda Belanda Angkat Bicara)

Aubameyang pernah bermain bersama Mkhitaryan saat masih membela Borussia Dortmund pada musim 2013-2014 hingga akhir 2015-2016 sebelum rekannya itu menyeberang ke Manchester United.

Setelah berpisah selama 1,5 tahun, kini keduanya kembali bermain bersama di Arsenal dan Mkhitaryan langsung mampu memberikan satu assist untuk Aubameyang di laga kontra Everton, (4/2/2018). (Verdi Hendrawan)

 



Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X