Tottenham Menang dengan Pemain Pelapis, Pochettino Bahagia - Kompas.com

Tottenham Menang dengan Pemain Pelapis, Pochettino Bahagia

Kompas.com - 07/12/2017, 09:04 WIB
Kazaiah Sterling dan Georges-Kevin NKoudou merayakan gol Tottenham Hotspur ke gawang APOEL Nicosia pada pertandingan Liga Champions, Rabu (6/12/2017).AFP Contributor Kazaiah Sterling dan Georges-Kevin NKoudou merayakan gol Tottenham Hotspur ke gawang APOEL Nicosia pada pertandingan Liga Champions, Rabu (6/12/2017).

KOMPAS.com - Tottenham Hotspur berhasil menutup pertandingan Grup H Liga Champions dengan menggasak APOEL Nicosia 3-0 di Stadion Wembley, Rabu (6/12/2017) atau Kamis dini hari WIB.

Gol-gol kemenangan Tottenham berhasil dicetak oleh Fernando Llorente (menit ke-20), Son Heung-min (37'), dan Georges N'Koudou (80').

Pada pertandingan tersebut, Manajer Mauricio Pochettino menurunkan sebagian besar para pemain pelapis.

Para pemain seperti Michel Vorm, Danny Rose, Serge Aurier, Juan Foyth, Moussa Sissoko, Harry Winks, Fernando Llorente, Song Heung-min, dan Georges N'Koudou tampil sebagai starter.

Baca juga : Hasil Lengkap Liga Champions, Rekor 5 Wakil Inggris di Babak 16 Besar

Hanya ada Davinson Sanchez dan Dele Alli yang bisa disebut sebagai bagian dari tim inti Tottenham ditampilkan Pochettino sejak menit awal.

Meski demikian, para pemain Tottenham tetap mampu menyuguhkan permainan yang bagus dan mempertegas keunggulan mereka atas Real Madrid dan Borussia Dortmund yang membuat Pochettino puas.

"Menyelesaikan persaingan di grup dengan cara yang baik sangat fantastis bagi kami. Beberapa pemain yang jarang tampil pada setiap pekan memiliki kesempatan untuk bermain dan saya sangat bahagia dengan penampilan mereka," ucap Pochettino kepada BBC.

"Finis dengan raihan 16 poin merupakan sebuah prestasi fantastis bagi kami di grup yang sulit ini," katanya.

Selain mengomentari performa tim, Pochettino juga mengaku memiliki alasan menarik keluar Danny Rose pada menit ke-70 yang membuat sang pemain tampak marah.

"Pemain tidak akan pernah senang saat mereka ditarik keluar. Namun, ia mengalami luka serius dan tim dokter berpikir memerlukan jahitan yang membuat dirinya tidak mungkin terus bermain," tutur Pochettino.

"Tentu sang pemain merasa frustrasi karena ini adalah pertandingan Liga Champions dan tidak ada yang salah dengan sikap seperti itu," ujarnya. (Verdi Hendrawan)


EditorEris Eka Jaya
SumberBolaSport
Komentar

Close Ads X