Serangan Balik Ancelotti kepada Lewandowski

Kompas.com - 02/07/2017, 06:27 WIB
Pelatih Bayern Muenchen, Carlo Ancelotti, tampak kecewa saat timnya bertandang ke markas Atletico Madrid dalam lanjutan Liga Champions, Rabu (28/9/2016). PIERRE-PHILIPPE MARCOU/AFPPelatih Bayern Muenchen, Carlo Ancelotti, tampak kecewa saat timnya bertandang ke markas Atletico Madrid dalam lanjutan Liga Champions, Rabu (28/9/2016).
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

KOMPAS.com - Pelatih Bayern Muenchen, Carlo Ancelotti merasa kesal dengan komentar bernada ofensif dari Robert Lewandowski dan agennya, Maik Barthel.

Sebelumnya, mereka mengklaim bahwa Lewandowski tidak mendapatkan dukungan maksimal untuk menjadi top scorer Bundesliga 1 - kasta pertama Liga Jerman - musim 2016-2017.

Striker asal Polandia itu terpaut satu gol dari kompetitornya di Borussia Dortmund, Pierre-Emerick Aubameyang.

Merespons kritik tersebut, Ancelotti menunjuk Barthel sebagai provokator di balik ketidakpuasan sang pemain.

Baca: Bravo dan Ronaldo, Cerita Adu Penalti yang Terulang

"Lewandowski sendiri tidak pernah mengeluh kepada saya. Saya juga telah memberikan ucapan selamat atas musim positifnya," ujar Ancelotti.

"Namun, seperti biasa, ada agen yang terlalu banyak bicara. Saya tidak mengetahui apa alasan di balik itu," kata dia.

Perselisihan antara Lewandowski dan Bayern Muenchen turut memicu rumor transfer. Dia dilaporkan mengundang ketertarikan dari Manchester United dan Chelsea.

Man United tengah memburu opsi selain Alvaro Morata untuk menggantikan Zlatan Ibrahimovic setelah kontraknya kedaluwarsa, sedangkan Chelsea membutuhkan sosok suksesor Diego Costa yang segera hengkang.

Baca: Perlukah Liverpool Hamburkan Uang demi Berlari 34 Km Per Jam?

Apabila Lewandowski angkat kaki, Bayern Muenchen diprediksi mengejar Alexis Sanchez milik Arsenal. Kebetulan, masa depan dari pemilik nama terakhir menjadi tanda tanya karena kontraknya habis tahun depan.

Tidak dimungkiri oleh Ancelotti pula bahwa Sanchez merupakan salah satu penyerang terbaik di Eropa.

"Ada begitu banyak rumor. Namun, Sanchez adalah pemain hebat, meskipun bukanlah satu-satunya di dunia. Saya menyukai dia," ujar pelatih asal Italia itu.

Hingga kini, belum ada titik terang dari situasi Sanchez. Dia bakal mengumumkan keputusan masa depannya setelah Piala Konfederasi 2017 berakhir.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X