Rahasia Persebaya Tahan PSIM

Kompas.com - 18/05/2017, 20:29 WIB
Asisten Pelatih Persebaya, Ahmad Rosyidi, memberikan keterangan kepada awak media di Stadion Sultan Agung, Kabupaten Bantul, Kamis (18/5/3017). KOMPAS.com/Teuku Muh Guci SAsisten Pelatih Persebaya, Ahmad Rosyidi, memberikan keterangan kepada awak media di Stadion Sultan Agung, Kabupaten Bantul, Kamis (18/5/3017).
|
EditorAloysius Gonsaga AE

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Persebaya Surabaya berhasil menahan imbang PSIM Yogyakarta 1-1 pada duel Liga 2 di Stadion Sultan Agung, Kabupaten Bantul, Kamis (18/5/2017). Tambahan satu poin ini membuat Persebaya menempati peringkat keempat Grup 5, terpaut tiga poin dari pemuncak klasemen, Madiun Putra FC.

Asisten Pelatih Persebaya, Ahmad Rosyidi, mengaku puas dengan hasil tersebut karena sesuai dengan target. Diakuinya, kualitas PSIM lebih unggul ketimbang timnya di samping tim berjulukan Laskar Mataram itu bermain di hadapan ribuan Brajamusti.

"Alhamdulilah apa yang diidamkan walaupun bukan di kandang sendiri terwujud. Kami pulang bawa satu poin, walaupun tadi dengan susah payah lawan PSIM," ujar Ahmad usai laga.

Dia mengakui, timnya kewalahan melawan PSIM yang menekan sejak menit awal. Ia pun menyebut, timnya sangat beruntung bisa mencetak gol pada babak pertama sebelum dibalas pada babak kedua.

"Tuan rumah lebih agresif, tetapi kami tidak terpengaruh dengan serangan bertubi-tubi itu. Cukup dengan modal disiplin dan kompak, ternyata PSIM agak kesulitan. Cuma pada babak kedua kami sudah kehilangan konsentrasi dan kelelahan sehingga kebobolan," ujar Ahmad.

Dia juga mengaku para pemainnya harus mengeluarkan strategi khusus untuk meredam PSIM jelang babak kedua berakhir. Namun ia menegaskan, tim pelatih tak pernah mengintruksikan pemain Persebaya untuk jatuh dan bangun ketika berbenturan dengan lawan.

"Mungkin itu bagian dari strategi walaupun kami tidak memerintahkan. Pemain cerdas tanggap dengan kondisi mereka masing-masing sehingga yang mereka lakukan itu menggangu konsentrasi PSIM," kata Ahmad.

Menurut Ahmad, hasil imbang itu menjadi modal Persebaya untuk melakoni laga selanjutnya. Persebaya akan melawan PSBI Blitar yang laganya ditunda, tetapi mereka belum mengantongi jadwal terbaru.

"Yang jelas sebelum jelang bulan puasa kami tetap siap di manapun digelar kami siap bertanding," kata Ahmad.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X