Festival Sepak Bola Anak Perbatasan Digelar di Atambua

Kompas.com - 24/03/2017, 21:06 WIB
|
EditorAloysius Gonsaga AE

KUPANG, KOMPAS.com - Festival sepak bola anak perbatasan akan digelar di Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 29 Maret-1April 2017 mendatang.

Festival sepak bola yang digelar di perbatasan Indonesia dan Timor Leste itu diselenggarakan oleh SSB Bintang Timur Atambua. Pendiri SSB Bintang Timur Atambua yang juga adalah Ketua Komisi V DPR Fary Francis mengatakan, kegiatan itu akan dibuka oleh Ketua Umum PSSI Pusat Letjen TNI Edy Rahmayadi.

“Festival bola anak perbatasan ini adalah bagian untuk membangun nilai nilai percaya diri, semangat juang, kejujuran, respek dan harapan untuk anak-anak di perbatasan. Festival ini instrukturnya coach Bert Pentury WNA Belanda keturunan Indonesia yang memiliki sertifikat A pro UEFA dan coach Esteban WNA Argentina yang pernah main di LSI saat IJI menjadi instruktur di SSB Tangerang FC,” kata Fary kepada Kompas.com, Jumat 924/3/2017).

Dalam festival itu, lanjut Fary, selain bermain bola menggunakan gawang besar dan gawang kecil serta bermain tanpa bola, juga diagendakan acara gerakan bola masuk desa, untuk menenemukan bakat anak-anak di perbatasan.

“Kegiatan ini juga akan diisi dengan pemberian pemahanan tentang child human right bagi para pelatih anak-anak. Kegiatannya akan dibuka oleh Ketua Umum PSSI pak Edy Rahmayadi,” ucapnya.

Fary berharap, semua pegiat sepak bola NTT dan pengurus PSSI dapat merespons positif kedatangan Ketum PSSI sebagai momentum untuk meningkatkan prestasi sepak bola NTT.

“Mari kita bersama-sama menyambut kedatangan Ketua Umum PSSI, sebagai momentum kebangkitan sepak bola NTT. Tentu kita berharap, ada perhatian tambahan untuk kemajuan sepak bola NTT,” ucapnya.

Sementara itu Direktur SSB Bintang Timur Atambua Jhon Leki, mengatakan, ada berbagai kegiatan yang sudah disiapkan panitia dalam menyambut kedatangan Ketum PSSI dan rombongan di perbatasan Atambua.

Kegiatan ini akan diisi pula dengan pertandingan persahabatan antara Masgibol NTT melawan Pemda Belu, workshop pencegahan cedera oleh Mathias Ibo, fisioterapi PSSI.

Senada dengan itu, Esteban Huracio Busto mengaku sangat senang bisa dipercaya menjadi salah satu instruktur dalam kegiatan festival sepak bola anak perbatasan.

“Sebagai mantan pemain profesional dan sekarang menjadi pelatih, pembentukan pemain sejak usia dini sangat penting. Berbagai kegiatan yang dilakukan SSB Bintang Timur sangat membantu meningkatkan kualitas sepak bola anak perbatasan dan NTT,” ujarnya.

Esteban pun menjamin bahwa kualitas anak perbatasan tidak kalah dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X