Kompas.com - 24/03/2017, 18:02 WIB
Fandi Ahmad, pemain asing asal Singapura yang bermain di klub Niac Mitra pada musim kompetisi Galatama 1982-1983. BOLAFandi Ahmad, pemain asing asal Singapura yang bermain di klub Niac Mitra pada musim kompetisi Galatama 1982-1983.
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

Kebablasan

Cita-cita awal untuk mendongkrak kualitas liga dengan pemain asing ternyata tak terwujud. Pada era Galatama, boleh dibilang pemain asing didatangkan sebagai daya tarik dan mengangkat performa tim.

Klub juga sangat selektif dalam perekrutan pemain. Apalagi, klub hanya boleh mendatangkan dua pemain asing.

“Klub yang terjun langsung dalam pencarian dan perekrutan pemain. Jadi, pelatih tahu benar kualitas pemain asing. Dengan batasan dua pemain, pelatih harus mendapatkan yang benar-benar berkualitas,” ujar Muhammad Zein Al Hadad, eks pemain era Galatama.

Dengan hanya memiliki dua pemain asing, klub Galatama tetap mengandalkan pemain lokal.

Tak heran, pemain lokal masih bisa berkembang. Timnas pun tak pernah menghadapi masalah kekurangan pemain berkualitas.

Al Hadad, yang akrab disapa Mamak, mengukuhkan diri sebagai salah satu striker terbaik pada eranya. Padahal, dia bermain bersama duo Singapura, kiper David Lee dan striker Fandi Ahmad, di Niac Mitra Surabaya.

Baca: Empat Pemain Gratisan yang Bisa Jadi Marquee Player di Indonesia

“Dengan kualitas yang dimiliki, saya banyak belajar dari pemain asing seperti Fandi Ahmad. Timnas juga tidak pernah kekurangan pemain,” kata Al Haddad, yang pernah membela timnas pada 1986-1989.

Hanya, kesuksesan soal konsep pemain asing itu tak berlanjut di LI hingga kompetisi kasta teratas terakhir. Dalam perkembangannya, jumlah pemain asing malah bertambah kuotanya.

Bila sebelumnya hanya dua pemain, kemudian menjadi tiga dan bahkan sampai empat.

Akibatnya, pemain lokal kehilangan tempat di tim utama.

Saat itu, pelatih dibuat pusing karena tidak mungkin menaruh pemain asing yang sudah dibayar mahal oleh klub di bangku cadangan. Buntutnya pemain lokal yang dikorbankan.

“Yang terjadi sepertinya kebablasan. Klub sudah tidak bisa lagi mencari pemain asing karena semua lewat agen. Kuotanya pun bertambah," tutur Freddy Muli yang saat ini melatih PSS Sleman.

"Akibatnya, timnas mengalami krisis. Kini siapa striker yang bisa dikedepankan setelah era Bambang Pamungkas. Siapa playmaker terbaik Indonesia setelah Firman Utina,” ucapnya lagi.

Freddy Mulli pernah merasakan kompetisi saat regulasi pemain asing dihapuskan. Dirinya masih menjadi pemain saat keran tersebut kembali dibuka.

Menurut dia membanjirnya pemain asing membuat pemain lokal kehilangan kesempatan bermain. Apalagi posisi kunci seperti striker, playmaker, dan stoper dikuasai asing. Tak heran bila timnas minim pemain depan.

“Idealnya tiga pemain asing. Lebih baik bila dua saja. Yang penting pemain tersebut sangat berkualitas,” ujar Al Hadad.

Pada Liga 1 yang akan bergulir mulai 15 April nanti, setiap klub berhak memiliki pemain asing dengan aturan 2+1+1. Dua untuk pemain asing non-Asia, satu pemain asing asal Benua Kuning, dan satu pemain bintang alias marquee player. 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bukan Marquez tapi Quartararo yang Layak Gantikan Rossi untuk Popularitas MotoGP

Bukan Marquez tapi Quartararo yang Layak Gantikan Rossi untuk Popularitas MotoGP

Motogp
Bilbao Vs Barcelona: Duel Dua Klub Juara Copa del Rey Terbanyak

Bilbao Vs Barcelona: Duel Dua Klub Juara Copa del Rey Terbanyak

Sports
Teknik Dasar Lari Jarak Pendek

Teknik Dasar Lari Jarak Pendek

Sports
Berita Foto: Stadion Gelora Samudra Kuta, Tempat Latihan Timnas Indonesia Selama FIFA Matchday

Berita Foto: Stadion Gelora Samudra Kuta, Tempat Latihan Timnas Indonesia Selama FIFA Matchday

Liga Indonesia
5 Posisi Pemain Bola Basket dan Tugasnya

5 Posisi Pemain Bola Basket dan Tugasnya

Sports
Sama-sama Pernah Ngambek karena Diganti, Ini Beda Sikap Ronaldo dan Messi...

Sama-sama Pernah Ngambek karena Diganti, Ini Beda Sikap Ronaldo dan Messi...

Liga Inggris
3 Agenda Penting Buat PT LIB Tetap Sibuk Selama Jeda FIFA Matchday

3 Agenda Penting Buat PT LIB Tetap Sibuk Selama Jeda FIFA Matchday

Liga Indonesia
Daftar Tim Lolos 16 Besar Piala Afrika: Mo Salah dkk Amankan Tempat, 6 Tiket Tersisa

Daftar Tim Lolos 16 Besar Piala Afrika: Mo Salah dkk Amankan Tempat, 6 Tiket Tersisa

Internasional
Alasan Pelatih Ansan Greeners Ingin Jadikan Asnawi Penyerang: Kasihan Main di Belakang...

Alasan Pelatih Ansan Greeners Ingin Jadikan Asnawi Penyerang: Kasihan Main di Belakang...

Liga Indonesia
Ironi Ronaldo, Uring-uringan Saat Pemain Akademi Man United Senang-senang...

Ironi Ronaldo, Uring-uringan Saat Pemain Akademi Man United Senang-senang...

Liga Inggris
Saran Lee Chong Wei Buat Lee Zii Jia Yakin Keluar dari BAM

Saran Lee Chong Wei Buat Lee Zii Jia Yakin Keluar dari BAM

Badminton
Lee Zii Jia Bakal Kena Sanksi, Termasuk Tak Boleh Bermain sebagai Pemain Independen

Lee Zii Jia Bakal Kena Sanksi, Termasuk Tak Boleh Bermain sebagai Pemain Independen

Badminton
Daftar Olahragawan Terkaya di Dunia 2022, Ronaldo Masih Kalah dari Messi

Daftar Olahragawan Terkaya di Dunia 2022, Ronaldo Masih Kalah dari Messi

Sports
Indonesia Tanpa Elkan Baggott dalam FIFA Matchday Melawan Timor Leste

Indonesia Tanpa Elkan Baggott dalam FIFA Matchday Melawan Timor Leste

Liga Indonesia
Viktor Axelsen Ikut Komentari Keputusan Lee Zii Jia Keluar dari BAM

Viktor Axelsen Ikut Komentari Keputusan Lee Zii Jia Keluar dari BAM

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.